DPR Dorong Gencatan Senjata Jadi Perdamaian Permanen Dunia

  • 09 Apr 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyambut gencatan senjata sementara
  • Kesepakatan antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel berkembang menjadi perdamaian permanen dunia
  • Gencatan senjata harus diiringi komitmen semua pihak untuk tidak menggunakan kekuatan militer maupun ekonomi

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyambut gencatan senjata sementara. Ia berharap kesepakatan antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel berkembang menjadi perdamaian permanen dunia.

"Kita menyambut baik gencatan senjata ini dan berharap berlanjut permanen," kata Sukamta, Kamis, 9 April 2026. Menurutnya, stabilitas global harus dijaga dengan menghentikan agresi antarnegara serta menahan berbagai bentuk tekanan.

Politisi PKS ini menilai gencatan senjata harus diiringi komitmen semua pihak untuk tidak menggunakan kekuatan militer maupun ekonomi. Namun, Sukamta mengingatkan catatan sebelumnya menunjukkan Israel kerap melanggar kesepakatan gencatan senjata yang telah dibuat.

Ia menyoroti jatuhnya korban jiwa akibat agresi terbaru di Lebanon saat kesepakatan masih berlangsung. Menurutnya, hal tersebut menjadi peringatan serius bagi upaya mewujudkan perdamaian kawasan yang berkelanjutan.

Sukamta mendorong pihak terkait, termasuk Presiden Amerika Serikat, memastikan kepatuhan terhadap kesepakatan tersebut. Ia menilai konflik global kini bergeser, tidak hanya militer tetapi juga tekanan energi dan ekonomi.

Dalam konteks itu, kawasan strategis seperti Selat Hormuz memiliki peran penting terhadap stabilitas global. Ia menegaskan Indonesia berkepentingan menjaga stabilitas karena dampak konflik terasa pada energi dan perdagangan.

Karena itu, Indonesia perlu mengedepankan diplomasi aktif melalui forum internasional seperti ASEAN dan OKI. Sukamta berharap momentum gencatan senjata menjadi pintu masuk penyelesaian konflik yang lebih luas.

Ia menekankan pentingnya mendorong kemerdekaan Palestina sebagai bagian dari solusi damai yang berkeadilan. Di sisi lain, ia mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan nasional di sektor energi dan ekonomi.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar Indonesia tidak rentan terhadap gejolak global yang terus berkembang. Ia menutup dengan harapan dunia bergerak menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....