Label Nutri-Level Dinilai Bantu Pasien Diabetes Pilih Produk

  • 09 Apr 2026 13:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kebijakan Nutri-Level dari BPOM mendapat perhatian pasien diabetes karena dinilai mempermudah memilih pangan berdasarkan kandungan gula, garam, dan lemak.
  • Edukasi tetap diperlukan agar masyarakat memahami batas konsumsi gizi secara tepat.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kebijakan Nutri-Level dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendapat perhatian dari pasien diabetes dan pendampingnya. Sistem ini mengelompokkan pangan berdasarkan kandungan gula, garam, dan lemak (GGL).

Patient Advocate Ikatan Keluarga Penyandang Diabetes Anak Dan Remaja (IKADAR), Anita Sabidi, menilai label warna sangat membantu masyarakat. Namun, ia menekankan perlunya edukasi lanjutan agar makna label benar-benar dipahami.

“Label warna seperti ini sebenarnya sederhana, masyarakat bisa paham. Tapi perlu edukasi lagi,” ujarnya, kepada Pro 3 RRI, Rabu, 8 April 2026.

Menurut Anita, skema warna hijau hingga merah lebih intuitif dibanding angka kandungan gizi. Namun, masyarakat tetap perlu memahami batas konsumsi gula harian.

“Dengan warna, kita lebih mudah memilih, tapi berapa gram gulanya tetap harus diketahui,” katanya. Ia menyebut kebutuhan gula tiap orang dengan diabetes berbeda-beda.

Anita menambahkan, pasien diabetes sudah terbiasa memeriksa kandungan karbohidrat sebelum membeli produk. Dengan adanya label warna, hal ini dinilai mempermudah keputusan dalam memilih makanan.

Sebelumnya, BPOM menandatangani Rancangan Revisi Peraturan BPOM tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan. Hal ini untuk mendukung pengendalian penyakit tidak menular melalui pembatasan konsumsi gula, garam, lemak (GGL).

Peraturan ini mengatur pencantuman nutri-level pada pelabelan gizi bagian depan kemasan. Ditandai dengan huruf A-D, diikuti indikator warna yang menunjukkan tingkatan kandungan GGL.

Indikator A berwarna hijau tua berarti kandungan GGL lebih rendah, B berwarna hijau muda berarti kandunagn GGL rendah. Warna kuning berlabel C artinya perlu dikonsumsi dengan bijak, dan D berwarna merah yakni perlu dibatasi sesuai kebutuhan atau kondisi kesehatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....