Belanda Kembalikan Dua Artefak Indonesia, Al-Qur'an Teuku Umar Menyusul
- 09 Apr 2026 09:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Belanda akan mengembalikan Arca Shiva abad ke-13 dan Prasasti Damalung abad ke-15 sebagai bagian pemulihan warisan budaya.
- Menbud Fadli Zon menegaskan pengembalian artefak bukan sekadar pemulangan benda, tetapi upaya memulihkan memori kolektif dan rekonsiliasi sejarah bangsa.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan dua artefak bersejarah sebagai bagian dari upaya pemulihan warisan budaya nasional. Keduanya adalah Arca Shiva abad ke-13 dari Jawa Timur dan Prasasti Damalung abad ke-15 dari Jawa Tengah.
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menegaskan pengembalian ini bukan sekadar pemulangan benda bersejarah. Namun, lanjut dia, ini merupakan bagian dari upaya mengembalikan memori kolektif bangsa.
"Ini adalah pemulihan memori kolektif bangsa dan langkah nyata menuju rekonsiliasi sejarah,” ujarnya, Kamis 9 April 2026. Menurut Menbud, warisan budaya harus kembali kepada masyarakat Indonesia yang menjadi pemiliknya.
Fadli menambahkan hal ini juga memperkuat kerja sama Indonesia dan Belanda di bidang kebudayaan. Sebelumnya, kedua negara telah berhasil memulangkan fosil Manusia Jawa pada 2025 setelah lebih dari satu abad berada di luar negeri.
Saat ini, proses pengiriman artefak tengah berlangsung dan nantinya akan diserahkan kepada Museum Nasional Indonesia. “Kami akan terus mengupayakan pemulangan artefak budaya lainnya yang masih berada di luar negeri," ujarnya.
Fadli menambahkan masih ada artefak-artefak lainnya yang akan dikembalikan ke Indonesia. Salah satunya adalah Al-Qur’an milik Teuku Umar, sebagai bagian dari upaya repatriasi warisan budaya yang dibawa ke luar negeri.
Dua artefak yang akan dikembalikan tersebut sebelumnya menjadi bagian koleksi Wereldmuseum Amsterdam dan Wereldmuseum Leiden. Kesepakatan pengembalian keduanya ditandatangani pada Selasa 31 Maret 2026 di Den Haag oleh Kedutaan Besar RI di Belanda.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan Pemerintah Belanda sepakat mengembalikan 30 ribu jenis artefak milik Indonesia. Hal itu disampaikannya usai berkunjung ke Belanda pada September 2025.
"Saya diterima dengan sangat baik oleh Raja Belanda,” ujarnya. “Belanda akan mengembalikan 30 ribu item artefak yang mereka bawa dari Indonesia.”
Menurut Presiden, pengembalian artefak tersebut merupakan bentuk itikad baik dari Belanda yang ingin memelihara hubungan baik dengan Indonesia. “Ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat kerja sama, khususnya di bidang kebudayaan dan sejarah,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....