Presiden Prabowo Tegaskan Berbagai Kunker ke Luar Negeri untuk Amankan Minyak

  • 09 Apr 2026 07:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan kunjungan luar negeri dilakukan untuk menjaga keamanan pasokan energi nasional di tengah dinamika global.
  • Diplomasi energi menjadi fokus utama Presiden Prabowo Subianto dalam lawatan internasional guna memastikan stabilitas minyak Indonesia.
  • Di tengah ketegangan geopolitik dunia, Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia tetap kuat dan mampu menjaga ketahanan energi nasional.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan berbagai kunjungan kerja ke luar negerinya bukan sekadar perjalanan biasa. Presiden menyebut agenda tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan energi nasional tetap aman.

“Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara, untuk amankan minyak, saya harus ke mana-mana,” ujar Presiden Prabowo dengan tegas saat menyampaikan taklimat dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Menurut Presiden, langkah aktif menjalin komunikasi dengan berbagai negara menjadi penting di tengah ketegangan geopolitik global. Upaya ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan energi yang berdampak langsung pada perekonomian nasional.

Presiden juga mengatakan kunjungan luar negeri merupakan bagian dari strategi diplomasi energi Indonesia. Pemerintah berupaya memastikan kebutuhan minyak dalam negeri tetap terpenuhi di tengah dinamika global.

“Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara. Nanti begitu aku berangkat, kau tahu kemana, amankan (minyak) juga,” ujar Presiden.

Sebelumnya, Presiden telah melakukan kunjungan kerja ke Jepang dan Republik Korea. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk di sektor energi.

Presiden menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Indonesia tetap mengedepankan prinsip bebas aktif. Melalui pendekatan tersebut, Indonesia berupaya membangun kemitraan strategis dengan berbagai negara.

Di tengah ketidakpastian global, Presiden menyatakan optimisme terhadap kondisi nasional. Kepala Negara menilai Indonesia memiliki posisi yang relatif kuat dibandingkan banyak negara lain.

“Saya percaya diri, tidak ada itu bagi saya ‘Indonesia gelap’. Indonesia cerah di saat banyak negara susah,” kata Presiden Prabowo.

Presiden juga menilai Indonesia termasuk negara yang memiliki tingkat keamanan relatif tinggi dalam menghadapi potensi konflik global. Hal ini dinilai Presiden menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas nasional ke depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....