Presiden Prabowo Tetapkan Biaya Haji 2026 Turun Rp2 Juta meski Harga Avtur Naik

  • 08 Apr 2026 19:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Biaya haji 2026 turun Rp2 juta meski avtur naik
  • Presiden Prabowo dorong efisiensi di tengah tekanan global
  • Antrean haji berkurang, fasilitas jemaah terus ditingkatkan

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memutuskan biaya haji 2026 diturunkan sekitar Rp2 juta. Kebijakan ini diambil meski terjadi kenaikan harga avtur global dan tekanan biaya penerbangan internasional.

“Pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan kita pastikan. Bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp2 juta walaupun harga avtur naik,” kata Presiden Prabowo dalam rapat kerja pemerintah di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Selain itu, Presiden menyebut antrean keberangkatan haji mulai mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir. Waktu tunggu yang sebelumnya mencapai 48 tahun kini telah berkurang menjadi sekitar 26 tahun.

Pemerintah juga mencatat kemajuan dengan kepemilikan lahan bagi jemaah Indonesia di Makkah. Lahan seluas 45 hektare tersebut direncanakan menjadi kawasan permukiman haji bagi warga Indonesia.

Ke depan, pemerintah menargetkan pembangunan fasilitas tambahan untuk meningkatkan pelayanan jemaah. Salah satunya melalui rencana pengajuan terminal khusus haji di bandara Arab Saudi.

“Saya minta izin dari Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia bisa punya terminal khusus haji. Jadi nanti terminal itu khusus untuk haji kita, supaya bisa lebih cepat masuk dan keluar,” ujar Presiden.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengungkapkan biaya penerbangan haji mengalami kenaikan signifikan. “Biaya tersebut (penerbangan) meningkat dengan signifikan,” ujar Yusuf.

Ia menjelaskan potensi perubahan rute penerbangan juga dapat menambah beban biaya operasional. Maskapai seperti Garuda Indonesia dan Saudia Airlines telah mengajukan penyesuaian biaya akibat skenario tersebut.

Dalam kondisi tanpa perubahan rute, biaya penerbangan per jemaah diperkirakan naik hingga Rp46,9 juta. Sementara jika terjadi pengalihan rute, biaya dapat meningkat menjadi sekitar Rp50,8 juta.

Yusuf menegaskan penyelenggaraan haji tahun ini menghadapi tekanan global yang semakin kompleks. Karena itu, pemerintah terus memperkuat koordinasi dan efisiensi untuk menjaga keberlanjutan pembiayaan haji.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....