Jakarta Kota Teraman Ke-2 ASEAN, Polri Terus Perkuat Program 'Jaga Jakarta'

  • 08 Apr 2026 17:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jakarta jadi kota teraman kedua ASEAN dengan skor 0,72
  • Kapolda Metro perkuat program “Jaga Jakarta” untuk jaga stabilitas
  • Pengamanan diperkuat lewat sinergi Polri, TNI, Pemda, dan masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta – Jakarta dinobatkan sebagai kota teraman kedua di Asia Tenggara tahun 2026 berdasarkan laporan Global Residence Index. Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri menegaskan program 'Jaga Jakarta untuk Indonesia' terus diperkuat guna menjaga stabilitas keamanan.

"Prestasi ini adalah hasil nyata dari komitmen kolektif kita semua. Namun, predikat ini tidak boleh membuat kita lengah dan justru menjadi motivasi untuk memperkuat program 'Jaga Jakarta'," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.

Dalam laporan tersebut, Jakarta mencatat skor keamanan sebesar 0,72 dan menempati posisi kedua di kawasan ASEAN. Peringkat ini menempatkan Jakarta di atas Bangkok, Kuala Lumpur, dan Manila, serta hanya di bawah Singapura.

Ia kemudian menginstruksikan seluruh jajaran dari tingkat Polres hingga Polsek untuk terus meningkatkan pengamanan secara dinamis. Penguatan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektoral bersama pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat.

"Saya instruksikan kepada seluruh jajaran, jangan cepat berpuas diri. Perkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat agar keamanan tetap terjaga secara berkelanjutan," katanya.

Ia menegaskan setiap personel harus aktif membangun komunikasi dengan masyarakat guna meredam potensi konflik sejak dini. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi kunci dalam memastikan rasa aman benar-benar dirasakan hingga tingkat lingkungan.

"Pastikan setiap personel bergerak dalam satu frekuensi dan satu komando. Kita harus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan rasa aman dirasakan hingga tingkat RT dan RW," ujarnya.

Kapolda menjelaskan tingginya skor keamanan Jakarta juga didukung partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban. Hal ini tercermin melalui Deklarasi Kamtibmas yang melibatkan berbagai unsur masyarakat di ibu kota.

Deklarasi tersebut memuat komitmen menolak aksi anarkis, mendukung penegakan hukum, serta melaporkan potensi gangguan keamanan. Selain itu, masyarakat juga diajak menjaga lingkungan, aturan, dan keamanan bersama secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....