Kemenag Jadikan Ekoteologi Arah Baru Pembangunan Keagamaan Pasca Munas LDII
- 08 Apr 2026 16:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenag jadikan ekoteologi sebagai arah baru pembangunan keagamaan
- Agama dinilai efektif tingkatkan kesadaran menjaga kelestarian alam
- LDII didorong jadi pelopor gerakan keagamaan berbasis lingkungan
RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis Hanafi menegaskan ekoteologi menjadi arah baru pembangunan keagamaan pasca Munas LDII 2026. Ia menyebut pendekatan agama terhadap lingkungan kini menjadi prioritas penting dalam menjawab krisis global yang semakin nyata.
“Ekoteologi merupakan bagian dari program prioritas kementerian yang mendorong harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Pendekatan agama dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga lingkungan,” ujar Muchlis dalam kegiatan Sidang Paripurna: Pemandangan Umum DPW LDII - Munas X LDII 2026, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Ia menjelaskan krisis lingkungan seperti pemanasan global dan kerusakan ekosistem telah berdampak langsung terhadap kehidupan manusia. Menurutnya, peran tokoh agama sangat strategis dalam mengedukasi masyarakat melalui pendekatan nilai-nilai keagamaan.
“Ketika isu lingkungan disampaikan dengan bahasa agama, pesan itu lebih mudah diterima masyarakat luas. Karena itu, pesantren dan tokoh agama harus terlibat aktif dalam gerakan lingkungan,” ujarnya.
Dilansir dari laman IPB, pakar lingkungan Bambang Hero Saharjo menilai pendekatan ekoteologi relevan dalam konteks Indonesia yang religius. Ia menyebut integrasi agama dan lingkungan dapat mempercepat perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga alam.
“Pendekatan ilmiah saja tidak cukup, perlu dukungan moral dan spiritual untuk mendorong perubahan. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengatasi krisis lingkungan,” ucap Bambang.
Muchlis berharap LDII mampu menjadi pelopor gerakan keagamaan berbasis lingkungan. Ia juga menekankan program yang dihasilkan harus berdampak langsung bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....