Efisiensi Energi dan Inovasi Limbah Strategi PPLI Raih PROPER Hijau

  • 08 Apr 2026 18:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa capaian PROPER Hijau maupun Emas tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan
  • Perusahaan yang meraih PROPER Hijau atau Emas cenderung mengalami peningkatan nilai saham secara signifikan
  • PPLI berkomitmen memperkuat inovasi di bidang energi, pengelolaan limbah, serta tanggung jawab sosial

RRI.CO.ID, Jakarta – PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Proper Hijau. Penghargaan Proper ini sebelumnya dibuat oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk periode 2025.

Capaian ini menjadi momentum penting setelah delapan tahun perusahaan pengolah limbah B3 tersebut tidak meraih predikat serupa. Predikat Hijau dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) menunjukkan bahwa PPLI telah melampaui standar kepatuhan lingkungan.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, capaian Proper Hijau maupun Emas tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan. Namun juga memberikan nilai tambah secara bisnis.

“Perusahaan yang meraih Proper Hijau atau Emas cenderung mengalami peningkatan nilai saham secara signifikan. Karena Proper kini telah berevolusi menjadi instrumen transformasi industri,” ujar Hanif, dalam keterangannya, Rabu, 8 April 2026.

Menurutnya, Proper bukan sekadar alat evaluasi administratif, tetapi motor penggerak transformasi yang mendorong dunia usaha melampaui ketaatan. Salah satunya melalui inovasi, efisiensi sumber daya, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Teknikal & SHEQ PPLI, Elpido, menyebut pencapaian ini sebagai hasil kerja kolektif seluruh karyawan. Ia mengakui, mempertahankan kinerja lingkungan menjadi tantangan tersendiri setelah sempat berada di peringkat Biru.

Elpido menjelaskan, kunci keberhasilan PPLI terletak pada konsistensi dalam efisiensi energi serta inovasi pengelolaan limbah. Salah satu program unggulan adalah pemanfaatan kembali limbah cair yang telah diolah sebagai air proses untuk kebutuhan internal.

“Limbah yang kami olah tidak hanya dibuang, tetapi kami manfaatkan kembali. Selain itu, efisiensi energi juga menjadi fokus utama kami,” katanya.

Upaya tersebut sejalan dengan kriteria penilaian KLH yang menitikberatkan pada pengurangan limbah. Kemudian efisiensi sumber daya, dan peningkatan nilai guna limbah di sektor industri.

Ke depan, PPLI berkomitmen memperkuat inovasi di bidang energi, pengelolaan limbah, serta tanggung jawab sosial. Tantangan utama yang dihadapi adalah memaksimalkan pemanfaatan limbah agar memberikan nilai tambah, baik bagi perusahaan maupun pihak lain.

Proper sendiri merupakan instrumen evaluasi KLH untuk mendorong kepatuhan industri terhadap regulasi lingkungan. Sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan melalui penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....