MUI Minta Pemerintah Ambil Langkah Strategis Redam Dampak Krisis Energi

  • 07 Apr 2026 16:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk meredam dampak krisis energi akibat konflik internasional.
  • MUI menilai eskalasi konflik internasional yang terjadi berdampak luas terhadap kondisi ekonomi dan kemanusiaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah segera mengambil langkah strategis untuk meredam dampak krisis energi akibat konflik internasional. Langkah tersebut juga diharapkan dapat berpihak pada kepentingan rakyat.

MUI menilai eskalasi konflik internasional yang terjadi berdampak luas terhadap kondisi ekonomi dan kemanusiaan.“Meminta kepada pemerintah agar segera secara optimal mengambil kebijakan yang berorientasi kepada kemaslahatan dan kepentingan rakyat," tulis MUI dalam siaran pers Taujihat MUI yang dibacakan di Jakarta, Senin. 6 April 2026.

MUI juga menilai situasi global saat ini membutuhkan respons tidak hanya dari sisi kebijakan negara. Pendekatan spiritual dan solidaritas sosial dinilai penting untuk menjaga ketahanan masyarakat.

MUI mendorong masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawal kebijakan pemerintah. Partisipasi publik dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga keutuhan negara.

“Mendorong seluruh rakyat Indonesia untuk bersama mengawal kebijakan negara dalam menangani krisis energi. Sebagai salah satu bentuk kewajiban memberikan perlindungan terhadap NKRI (Himayatu al Daulah)," ujarnya.

Selain itu, MUI mengajak umat Islam dan masyarakat global untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan. Bantuan kepada korban konflik dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dalam perspektif keagamaan, MUI juga menyerukan pentingnya doa sebagai upaya spiritual menghadapi situasi global. “Serta terus memanjatkan doa/qunut nazilah agar kezaliman segera dihentikan dan keadilan ditegakkan," ucap seruan tersebut.

MUI menegaskan bahwa krisis global harus dihadapi secara kolektif dengan mengedepankan nilai kemanusiaan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional di tengah dinamika internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....