Polri Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Jalur Reguler
- 07 Apr 2026 18:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian 2026 hanya melalui jalur reguler
- Kebijakan ini sekaligus menutup peluang adanya jalur khusus dalam proses seleksi calon perwira Polri
- Praktik percaloan dan penipuan dinilai masih berpotensi terjadi dalam proses rekrutmen jika tidak diantisipasi sejak awal
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian 2026 hanya melalui jalur reguler. Kebijakan ini sekaligus menutup peluang adanya jalur khusus dalam proses seleksi calon perwira Polri.
"Rekrutmen Akpol hanya melalui jalur reguler tanpa adanya kuota khusus," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, Selasa, 7 April 2026. Polri mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tawaran yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tertentu.
Praktik percaloan dan penipuan dinilai masih berpotensi terjadi dalam proses rekrutmen jika tidak diantisipasi sejak awal. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan apabila menemukan indikasi kecurangan dalam proses seleksi Akpol.
Laporan dapat disampaikan melalui Divisi Propam Polri, hotline rekrutmen, Bareskrim, maupun kepolisian setempat. Polri memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran baik yang melibatkan anggota maupun pihak sipil.
"Jika melibatkan personel akan diproses Propam, sedangkan pihak sipil akan diproses hukum," ujarnya.
Rekrutmen Taruna-Taruni Akpol merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak calon pimpinan Polri masa depan. Proses ini dirancang untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul dalam proyeksi 25 hingga 30 tahun mendatang.
Polri juga terus melakukan evaluasi terhadap kurikulum pendidikan di lembaga pendidikan kepolisian, termasuk Akpol. Evaluasi tersebut bertujuan memperkuat nilai kepribadian serta menghapus praktik kekerasan dalam relasi pendidikan.
"Sejak reformasi 1998, Polri mengedepankan kultur polisi sipil yang menjunjung tinggi hak asasi manusia," ujarnya. Pendekatan humanis serta kemampuan komunikasi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anggota Polri.
Polri mengajak masyarakat turut mendukung rekrutmen terpadu. Ini sebagai upaya membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....