Munas X LDII, Pendidikan Karakter Jadi Fondasi Bentuk Generasi Unggul

  • 07 Apr 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketum LDII tegaskan karakter fondasi utama bentuk generasi unggul
  • Pendidikan karakter mulai dari keluarga dan institusi pendidikan
  • Kejaksaan Agung nilai karakter kuat jaga stabilitas sosial nasional

RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum DPP LDII KH, Chriswanto Santoso menegaskan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk generasi unggul di masa depan. Ia menyebut pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik tetapi juga pembentukan moral dan etika yang kuat.

“Pendidikan karakter menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga memiliki akhlak mulia. Kami terus mendorong agar pendidikan memberikan keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Chriswanto dalam kegiat n Pembukaan Munas X LDII 2026, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Chriswanto menjelaskan LDII aktif mengembangkan program pendidikan berbasis karakter melalui berbagai kegiatan di masyarakat dan lingkungan pendidikan. Ia menilai pendekatan tersebut mampu menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan global secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Generasi muda harus dibekali dengan nilai moral agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul di era globalisasi. Kami ingin menciptakan generasi yang tidak hanya kompeten tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang tinggi dalam kehidupan,” katanya.

Ia menambahkan pendidikan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi utama dalam pembentukan kepribadian anak sejak dini. Menurutnya, sinergi antara keluarga dan institusi pendidikan sangat penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan berdaya saing.

Kepala Subdirektorat II Intelijen Kejaksaan Agung RI Yulius Sigit Kristanto menilai pendidikan karakter berkaitan erat dengan stabilitas sosial nasional. Ia menyebut pembentukan karakter menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai potensi konflik yang dapat muncul di masyarakat luas.

“Karakter yang kuat akan menjadi benteng bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif dari lingkungan sekitar. Pendidikan karakter juga berperan dalam menjaga stabilitas sosial serta menciptakan masyarakat yang harmonis dan tertib dalam kehidupan,” ucapnya.

Yulius menjelaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan karakter secara menyeluruh dan berkelanjutan di Indonesia. Menurutnya, sinergi tersebut akan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan nasional ke depan dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga seluruh elemen masyarakat untuk membangun generasi yang berkarakter kuat bersama. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan generasi yang mampu menjaga stabilitas dan kemajuan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia mengapresiasi langkah LDII dalam mengembangkan pendidikan karakter melalui berbagai program yang menyasar generasi muda di berbagai daerah Indonesia. Menurutnya, program tersebut menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....