Ratusan Sapi Asal NTB Lolos Karantina, Siap Penuhi Kebutuhan Iduladha
- 07 Apr 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 530 ekor sapi asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), tiba di Pelabuhan Tanjung Priok menggunakan KM Camara Nusantara. Kedatangan sapi ini menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan hewan kurban menjelang Iduladha 2026.
Petugas Karantina DKI Jakarta langsung melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh hewan. Hasilnya, sapi-sapi tersebut dinyatakan sehat dan bebas dari penyakit hewan karantina.
Pemeriksaan dilakukan oleh dokter hewan karantina Niken Yunita. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan gejala klinis penyakit, ektoparasit, maupun kematian selama perjalanan.
“Kami memastikan seluruh sapi yang masuk dalam kondisi sehat. Tidak ditemukan gejala penyakit serta tidak ada kematian selama proses pengangkutan,” ujar Niken, Selasa, 7 April 2026.
Kondisi ini menunjukkan bahwa proses pengangkutan dari daerah asal hingga tiba di Jakarta telah memenuhi standar kesejahteraan hewan. Adapun rincian distribusi, sebanyak 191 ekor sapi potong ras Bali dan campuran Bali-PO akan disalurkan ke wilayah Jakarta Timur.
Kemudian 197 ekor sapi ras Bali dikirim ke Kabupaten Bogor. Lalu 142 ekor lainnya didistribusikan ke Jakarta Selatan dan sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Proses bongkar muat dilakukan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kondisi hewan tetap terjaga. Hingga barang tersebut sampai ke tangan penerima.
Kepala Karantina DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, menegaskan pengawasan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah. Yakni dalam menjamin ketersediaan hewan kurban yang sehat dan layak konsumsi.
“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, aman, dan layak,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk memastikan hewan kurban yang dibeli telah melalui pemeriksaan kesehatan.
“Masyarakat diharapkan membeli hewan kurban yang sudah diperiksa kesehatannya. Ini sebagai upaya menjaga keamanan dan melindungi sumber daya hayati kita,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....