Pemerintah Beri Kelonggoran TKA bagi Siswa Terdampak Bencana dan Sakit
- 06 Apr 2026 13:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) berjalan fleksibel.
- TKA fleksible bagi peserta didik yang terdampak kondisi tertentu, misalnya terkena bencana atau sakit.
- Para siswa terdampak bencana atau sakit akan mendapatkan kesempatan mengikuti TKA susulan.
RRI.CO.ID, Tangerang - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) berjalan fleksibel. Utamanya bagi peserta didik yang terdampak kondisi tertentu, misalnya terkena bencana atau sakit.
Menurutnya, para siswa tersebut akan mendapatkan kesempatan mengikuti TKA susulan. "Yang sekarang sedang kita atur adalah yang terdampak bencana," ucap Mu'ti usai meninjau pelaksaaan TKA di SMPN 2 Curug, Tangerang, Banten, Senin, 6 April 2026.
"Ini kan baru saja ada musibah kemarin ada sekolah yang kebakaran, kemudian juga baru saja tadi pagi saya terima kabar ada sekolah yang terdampak banjir di Bengkulu. Nah seperti ini nanti kita siapkan ujian susulan," katanya.
Mu'ti menegaskan ujian susulan bukan berarti ujian ulang. Ia mengatakan, pemerintah hanya menyediakan jadwal alternatif bagi peserta terdampak.
Nantinya, jadwal susulan dibuat dengan rentang waktu cukup panjang. Hal ini untuk mengakomodasi berbagai kondisi peserta.
Ia memastikan perencanaan telah disusun sejak awal. "Hal itu sudah kita siapkan itulah kenapa jadwal dibuat rentang panjang," ujarnya.
Selain bencana, siswa sakit juga diperbolehkan mengikuti ujian susulan. Syaratnya harus ada bukti kondisi kesehatan yang jelas.
"Ini termasuk ketika misalnya ada anak-anak yang sakit misalnya. Di mana mereka sudah menyiapkan tapi pas hari H dia sakit," ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut masuk dalam kategori force majeure. Ia menyebut berbagai faktor lain juga telah diantisipasi panitia sehingga pelaksanaan tetap berjalan lancar.
"Dengan berbagai faktor lain yang kita sebut dengan force majeure itu sudah kita antisipasi dengan ujian susulan. Jadi insyaAllah semuanya akan bisa berjalan sebagaimana mestinya," katanya.
Adapun pelaksanaan TKA hari pertama jenjang SMP yakni untuk mata pelajaran matematika dan numerasi dengan jumlah soal sebanyak 30. Di mana waktu pengerjaan soal-soal tersebut selama 75 menit.
Setelah mengerjakan mata pelajaran matematika dan numerasi, para peserta akan mengerjakan survei karakter. Di mana survei tersebut dapat diisi selama 20 menit.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....