Mendikdasmen Pastikan Adanya Sanksi Tegas Kecurangan Pelaksanaan TKA

  • 31 Mar 2026 10:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menekankan adanya sanksi tegas bagi pelaku kecurangan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
  • Nilai peserta TKA yang terbukti curang akan langsung dinolkan.
  • Mendikdasmen tekankan kejujuran merupakan wujud komitmen menjaga integritas pelaksanaan asesmen nasional tersebut.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menekankan adanya sanksi tegas bagi pelaku kecurangan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Bahkan, kata dia, nilai peserta yang terbukti curang akan langsung dinolkan.

Hal itu menurutnya, merupakan wujud komitmen menjaga integritas pelaksanaan asesmen nasional tersebut. “Kalau ada murid atau sekolah yang curang, langsung kita nolkan nilainya,” ujar Mu'ti usai acara Halalbihalal di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Mu'ti menyebut TKA dibangun dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran. Menurutnya, asesmen ini juga menjadi bagian pembentukan karakter siswa.

Untuk itu, lanjut dia, pentingnya nilai tersebut dalam proses pembelajaran. “Tagline TKA adalah jujur dan gembira,” ucap Mu'ti.

Pelaksanaan TKA jenjang SD dan SMP kini tinggal menghitung hari. Pemerintah memastikan seluruh persiapan telah rampung secara menyeluruh.

Uji coba teknis telah dilakukan beberapa kali sebelumnya. “Secara keseluruhan sudah sangat siap, tinggal menunggu hari H,” ujarnya.

Persiapan meliputi kesiapan jaringan internet dan sarana komputer di sekolah. Hal ini untuk memastikan kelancaran pelaksanaan di seluruh daerah.

Mu'ti menyebut pengalaman TKA jenjang SMA menjadi bekal penting. Pengalaman tersebut meningkatkan kesiapan menghadapi potensi kecurangan.

Ia menegaskan kembali bahwa kejujuran menjadi prinsip utama pelaksanaan TKA. Semua pihak diminta menjaga integritas selama proses berlangsung.

Ia mengingatkan pentingnya nilai tersebut bagi masa depan siswa. “Kejujuran adalah karakter yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Selain kejujuran, TKA juga mengusung semangat gembira bagi peserta. Siswa diharapkan tidak merasa tertekan saat mengikuti ujian.

Ia mengingatkan tekanan berlebih dapat memicu hambatan psikologis. “Tidak perlu takut, kerjakan dengan tenang agar hasil maksimal,” ucap Mu'ti.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....