KCIC Pastikan Whoosh Tetap Aman saat Cuaca Ekstrem
- 05 Apr 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Kereta Cepat Indonesia China memastikan operasional Whoosh Jakarta-Bandung tetap aman di tengah cuaca ekstrem
- Kepastian itu disampaikan menyusul video yang memperlihatkan kereta cepat Whoosh berhenti di sekitar wilayah Kopo
- KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon-Halim sempat dihentikan sementara pada Jumat pukul 16.45 WIB
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Kereta Cepat Indonesia China memastikan operasional Whoosh Jakarta-Bandung tetap aman di tengah cuaca ekstrem. Kepastian itu disampaikan menyusul video yang memperlihatkan kereta cepat Whoosh berhenti di sekitar wilayah Kopo.
“Operasional Whoosh tetap aman. Dan berjalan normal tanpa keterlambatan signifikan,” kata GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, Minggu, 5 April 2026.
Eva menjelaskan KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon-Halim sempat dihentikan sementara pada Jumat pukul 16.45 WIB. Penghentian dilakukan di KM 126+383 sekitar Kopo untuk memastikan keselamatan perjalanan akibat benda asing.
Benda asing berupa seng masuk ke jalur karena terbawa cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bandung dan sekitarnya. Sebelumnya, sistem sensor Whoosh telah mendeteksi keberadaan benda tersebut sehingga bisa segera diantisipasi.
Dengan deteksi dini itu, gangguan dapat ditangani cepat tanpa membahayakan perjalanan kereta cepat. KCIC menyebut penanganan selesai pada pukul 16.48 WIB dan kereta kembali melaju semenit kemudian.
Pada pukul 16.49 WIB, perjalanan Whoosh dilanjutkan kembali setelah jalur dinyatakan aman untuk dilintasi. Pada 3 April 2026, Kota Bandung dan sekitarnya diguyur hujan deras disertai angin kencang dan petir.
Cuaca buruk itu memicu pohon tumbang serta kerusakan fasilitas di sejumlah ruas jalan utama. Kondisi ekstrem tersebut memungkinkan benda ringan seperti seng terbawa angin hingga masuk ke jalur.
Meski begitu, KCIC memastikan tidak ada gangguan pada prasarana perkeretaapian lainnya di lintasan Whoosh. "Seluruh jalur Whoosh tetap aman dan dipantau melalui berbagai sistem keselamatan berlapis," ujarnya.
Ia menambahkan sistem keselamatan Whoosh dirancang untuk mendeteksi potensi gangguan secara cepat dan akurat. Sistem itu meliputi sensor benda asing, sensor hujan, sensor angin kencang, dan deteksi gempa.
Seluruh sistem tersebut terintegrasi langsung dengan kontrol perjalanan di Operation Control Center atau OCC. Pemeriksaan jalur juga telah dilakukan KCIC setelah kejadian untuk memastikan seluruh prasarana tetap andal.
Hasil pemeriksaan menunjukkan infrastruktur Whoosh berada dalam kondisi aman dan siap melayani perjalanan normal. KCIC juga menyebut seluruh perjalanan pada hari ini berlangsung normal tanpa gangguan berarti.
Situasi penumpang terpantau masih padat usai libur panjang akhir pekan dari arah Bandung menuju Jakarta. Mayoritas penumpang berangkat dari Stasiun Padalarang untuk melanjutkan perjalanan menuju Ibu Kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....