Tangis Keluarga Iringi Upacara Penghormatan Terakhir Jenazah Prajurit TNI
- 05 Apr 2026 06:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tangis keluarga pecah saat jenazah tiga prajurit TNI tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah gugur di Lebanon
- Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan upacara militer dan diiringi lagu Gugur Bunga yang menambah suasana haru
- Ketiga prajurit mendapat penghormatan negara dan akan dimakamkan secara militer di daerah asal masing-masing
RRI.CO.ID, Tangerang - Suasana duka mendalam menyelimuti kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. Isak tangis keluarga pecah saat peti jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu, 4 April 2026 sore.
Prosesi penyambutan berlangsung di ruang VIP bandara dengan upacara militer yang penuh khidmat. Kehadiran keluarga yang menyambut langsung jenazah membuat suasana semakin haru dan emosional.
Tangisan tak terbendung terlihat dari istri, orang tua, hingga anak-anak para prajurit yang gugur. Mereka larut dalam kesedihan saat menyaksikan kepulangan anggota keluarga tercinta.
Sejumlah anggota Persit turut hadir memberikan dukungan kepada keluarga yang berduka. Mereka berupaya menenangkan dan mendampingi keluarga selama prosesi berlangsung.
Suasana semakin menyayat hati ketika lagu Gugur Bunga karya Ismail Marzuki mengiringi prosesi tersebut. Alunan lagu tersebut menambah kesedihan dalam penghormatan terakhir bagi para prajurit.
Beberapa anggota keluarga tampak memeluk erat peti jenazah yang dibalut bendera Merah Putih. Momen tersebut menjadi gambaran duka mendalam atas kehilangan yang dirasakan keluarga.
Upacara penghormatan berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk apresiasi negara atas pengabdian prajurit. Prosesi tersebut menjadi penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan ke daerah asal.
Setelah prosesi selesai, ketiga jenazah diberangkatkan untuk dimakamkan secara militer di kampung halaman masing-masing. Pemakaman dilakukan sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa para prajurit.
Diketahui, ketiga prajurit tersebut adalah Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Rhomadon. Mereka gugur dalam dua peristiwa berbeda saat menjalankan tugas di Lebanon pada akhir Maret 2026.
Sebelumnya, prosesi pelepasan jenazah juga telah dilakukan di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Pasukan UNIFIL sebagai bentuk penghormatan.
Ketiga prajurit juga dianugerahi medali dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Angkatan Bersenjata Lebanon secara anumerta. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasi mereka dalam menjaga perdamaian dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....