Gate Pass Diatur Terukur, Arus Barang Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar
- 04 Apr 2026 10:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- KSOP Utama Tanjung Priok Terapkan Sistem Gate Pass Dinamis Guna Jaga Kelancaran Arus Barang
- Pengaturan Kendaraan Masuk Bukan Pembatasan Distribusi Melainkan Manajemen Lalu Lintas Pelabuhan
- Koordinasi Intensif Antara Pelindo dan Stakeholder Dilakukan untuk Menghindari Penumpukan Logistik
RRI.CO.ID, Jakarta - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok memastikan pengaturan gate pass dilakukan secara terkoordinasi dan terukur. Hal ini dilakukan untuk menjaga kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok.
Kebijakan ini dijalankan melalui koordinasi intensif antara regulator, operator pelabuhan, serta berbagai pemangku kepentingan. Termasuk pemerintah daerah, kepolisian, BMKG, SAR, dan asosiasi logistik.
Langkah tersebut diambil seiring meningkatnya aktivitas bongkar muat di pelabuhan. Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt Heru Santoso, menegaskan pengaturan kendaraan masuk merupakan bagian dari manajemen lalu lintas.
“Ini bukan pembatasan distribusi, melainkan penyesuaian dengan kapasitas layanan pelabuhan. Agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang justru menghambat arus logistik,” ujar dalam keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.
Ia menjelaskan, sistem gate pass diterapkan secara dinamis dengan mempertimbangkan kondisi lapangan. Operator terminal dapat menambah release gate pass sesuai aktivitas di dalam terminal.
Dan nantinya disertai langkah antisipasi serta memperhatikan kondisi lalu lintas di sekitar pelabuhan. KSOP juga terus membuka ruang dialog dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk operator kapal, asosiasi logistik, dan pengguna jasa.
Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menambahkan Pelindo menjalankan kebijakan tersebut melalui koordinasi. Kordinasi dilakukan dengan para stakeholder dan operator di Pelabuhan.
“Pengaturan ini bertujuan menjaga keseimbangan antara arus kendaraan yang masuk dengan kapasitas layanan terminal. Sehingga proses bongkar muat dan distribusi tetap berjalan lancar,” katanya.
Evaluasi dan penyesuaian kebijakan akan dilakukan secara berkala guna memastikan distribusi logistik tetap optimal. Dan dengan dukungan seluruh pihak terkait.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....