Pelindo Perkuat Koordinasi Lalu Lintas Pascamudik di Tanjung Priok
- 26 Mar 2026 22:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menggelar rapat koordinasi pengaturan lalu lintas pascamudik Idulfitri 2026
- fase pascamudik merupakan periode krusial yang membutuhkan perhatian serius
- pengaturan jadwal sandar kapal untuk mencegah penumpukan di dalam kawasan pelabuhan
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) menggelar rapat koordinasi pengaturan lalu lintas pascamudik Idulfitri 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik setelah periode mudik dan arus balik Lebaran.
Rapat tersebut melibatkan berbagai instansi, mulai dari otoritas pelabuhan, kepolisian, pemerintah daerah, operator terminal, hingga pengguna jasa. Koordinasi ini bertujuan menyelaraskan langkah strategis dalam pengaturan lalu lintas di kawasan pelabuhan dan sekitarnya.
Wakil Direktur Utama Pelindo, Drajat Sulistyo, menyatakan fase pascamudik merupakan periode krusial yang membutuhkan perhatian serius. Khususnya, dalam menjaga keseimbangan antara arus kendaraan logistik dan lalu lintas umum.
“Pasca Idulfitri, aktivitas di pelabuhan akan kembali meningkat seiring normalisasi kegiatan industri dan logistik. Diperlukan pengaturan traffic yang terintegrasi dan kolaboratif agar arus barang tetap lancar tanpa menimbulkan kepadatan,” ujar Drajat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 26 Maret 2026.
Ia menegaskan, Tanjung Priok sebagai simpul utama logistik nasional memiliki peran strategis. Sehingga potensi hambatan harus diantisipasi secara bersama.
Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah langkah penguatan. Di antaranya optimalisasi arus kendaraan keluar-masuk pelabuhan, penyesuaian pola operasional terminal, serta peningkatan koordinasi lapangan.
Pelindo juga mendorong pemanfaatan sistem digital dan pengaturan berbasis waktu. Tujuannya untuk menghindari penumpukan kendaraan di titik krusial.
Sementara itu, Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Heru Susanto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah pengendalian operasional. Hal tersebut untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan aktivitas logistik pasca Lebaran.
Strategi tersebut meliputi pengendalian kuota gate pass aktif harian secara bertahap, sinkronisasi antar terminal. Serta pengaturan jadwal sandar kapal untuk mencegah penumpukan di dalam kawasan pelabuhan.
“Pengaturan ini dilakukan secara terukur. Dengan tetap menjaga keseimbangan antara kelancaran distribusi logistik dan kondisi lalu lintas di kawasan pelabuhan,” kata Heru.
Selain itu, penguatan koordinasi lintas operator terminal juga terus dilakukan. Agar pengaturan arus kendaraan masuk dan keluar pelabuhan berjalan selaras dan terkendali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....