Pemerintah Fokus Evakuasi Korban Gempa Sulawesi Maluku
- 03 Apr 2026 07:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah bergerak cepat menangani gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara
- Menko PMK Pratikno menyebut fokus utama pemerintah yakni penanganan pada penyelamatan korban dan respons darurat di lapangan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah bergerak cepat menangani gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Hal ini disampaikan langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.
Ia menjelaskan fokus utama pemerintah yakni penanganan pada penyelamatan korban dan respons darurat di lapangan. Pratikno juga menegaskan kecepatan respons menjadi kunci utama dalam penanganan bencana tersebut.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban yang meninggal dunia. Terima kasih kepada seluruh jajaran TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah bekerja keras dalam penanganan awal kedaruratan ini,” kata Pratikno dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 3 April 2026.
Pratikno mengatakan pada fase awal tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan pencarian, penyelamatan, serta evakuasi korban secara cepat dan terkoordinasi. Pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran melalui Dana Siap Pakai dari BNPB untuk mempercepat penanganan darurat di wilayah terdampak.
“Kecepatan menjadi kunci. Pendataan juga harus dilakukan secara akurat agar penanganan dapat berlangsung efektif. Sebagaimana arahan Bapak Presiden, pelayanan harus dilakukan secara cepat dan penyelamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujarnya.
Selain penanganan darurat, pemerintah juga akan memperkuat sistem manajemen kebencanaan ke depan. Hal ini juga termasuk evaluasi kelembagaan, peningkatan kesiapan peralatan, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia.
“Momentum ini harus dimanfaatkan. Khususnya dalam untuk memperkuat ketangguhan ke depan, baik ketangguhan masyarakat, infrastruktur, maupun kelembagaan,” ucap Pratikno.
Diketahui, Gempa bumi dengan magnitudo 5,8 kembali mengguncang Maluku Utara termasuk Kota Ternate. Gempa yang dirasakan ini terjadi pada pukul 21.13.47 WIB, Kamis, 2 April 2026.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update yang terletak pada koordinat 1,43° LU ; 126,63° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 101 Km arah Barat Laut Jailolo, Maluku Utara pada kedalaman 10 km.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....