ASDP Siagakan Layanan Hunimua–Waipirit 24 Jam saat Paskah
- 03 Apr 2026 08:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan lintasan Hunimua–Waipirit tetap beroperasi 24 jam selama periode libur Paskah.
- PT ASDP Indonesia Ferry menyebut kebijakan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan
- Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyebut layanan penyeberangan 24 jam diterapkan sebagai strategi menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan lintasan Hunimua–Waipirit tetap beroperasi 24 jam selama periode libur Paskah. Kebijakan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyebut layanan penyeberangan 24 jam diterapkan sebagai strategi menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat. Kebijakan ini mengacu pengalaman Angkutan Lebaran yang terbukti efektif mengurai kepadatan arus penumpang dan kendaraan.
“Pengoperasian layanan 24 jam pada lintas Hunimua–Waipirit ini merupakan bentuk komitmen ASDP. Khususnya dalam memastikan aksesibilitas dan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan,” kata Heru dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat, 3 April 2026.
Menurutnya, kesiapan armada dan koordinasi bersama pemangku kepentingan menjadi kunci menjaga kelancaran layanan penyeberangan selama periode Paskah. Ia optimistis operasional penyeberangan dapat berjalan aman, tertib, serta mampu melayani mobilitas masyarakat secara optimal.
“Sepanjang Januari hingga Maret 2026, lintasan Hunimua–Waipirit telah melayani 150.331 penumpang dan 124.078 unit kendaraan. Dari jumlah tersebut, kendaraan roda dua mendominasi sebanyak 85.893 unit, disusul kendaraan roda empat sebanyak 25.849 unit,” ucap Heru.
Heru menyebutkan lintasan Hunimua–Waipirit dilayani lima kapal feri yakni KMP Inelika, KMP Terubuk, KMP Sardinela, KMP Tanjung Kakao, KMP Rokatenda. Waktu tempuh penyeberangan rata-rata sekitar satu jam tiga puluh menit untuk menghubungkan Pulau Ambon dan Seram.
Sementara, General Manager ASDP Cabang Ambon, Syamsuddin Tanassy, mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan lebih awal. Masyarakat juga diminta untuk membeli tiket melalui aplikasi Ferizy untuk menghindari kepadatan di pelabuhan.
“Perencanaan perjalanan sejak dini dan pembelian tiket melalui Ferizy menjadi kunci kelancaran layanan. Tiket sudah dapat dibeli sejak H-60 sebelum keberangkatan,” ujar Syamsuddin.
Ia menambahkan pembelian tiket lebih awal melalui Ferizy memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan penyeberangan secara lebih praktis. Sistem tersebut juga didukung berbagai metode pembayaran digital untuk mempercepat transaksi dan meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....