BNPB Imbau Warga Tidak Kembali ke Bangunan Pascagempa

  • 02 Apr 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BNPB mengimbau warga tidak kembali ke bangunan pascagempa karena risiko bahaya.
  • Pemeriksaan kelayakan bangunan harus dilakukan sebelum digunakan kembali.
  • BNPB khawatirkan gempa susulan masih terjadi dan berpotensi memperparah kerusakan bangunan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tidak kembali ke dalam bangunan pascagempa. Imbauan ini disampaikan untuk menghindari risiko bahaya akibat kerusakan struktur.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB, Abdul Muhari, meminta warga tetap waspada. Terutama bagi masyarakat di wilayah terdampak seperti Manado, Bitung, Minahasa Utara, dan Ternate.

Ia menekankan agar fasilitas publik dan umum sementara waktu tidak digunakan. “Kepada saudara-saudara kami jangan kembali memasuki dulu gedung-gedung,” ujar Abdul Muhari dalam video resmi, Kamis 2 April 2026. .

Bangunan yang dimaksud meliputi perkantoran, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga tempat ibadah. Masyarakat diminta menjauhi lokasi tersebut hingga dipastikan aman.

“Jangan kembali memasuki dulu gedung-gedung fasilitas publik, perkantoran, fasilitas umum, fasdik, fasilitas pendidikan, sekolah, dan seterusnya. Faskes, fasum, fasilitas ibadah, tolong dijauhi dulu,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemeriksaan kelayakan bangunan harus dilakukan sebelum digunakan kembali. Hal ini penting untuk memastikan tidak ada kerusakan struktur yang membahayakan.

Menurutnya, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. “Pastikan kita sudah benar-benar memastikan kelaikan gedung itu sebelum digunakan kembali,” katanya.

Selain itu, gempa susulan masih berpotensi terjadi di wilayah terdampak. Bahkan, beberapa gempa susulan tercatat memiliki kekuatan di atas magnitudo 5.

Kondisi tersebut dapat memperparah kerusakan bangunan yang sudah terdampak gempa utama. Risiko seperti kegagalan struktur atau runtuhnya bangunan masih mungkin terjadi.

BNPB mengimbau masyarakat tetap mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kewaspadaan dinilai penting untuk menghindari risiko korban akibat gempa susulan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....