Mendikdasmen Pastikan TKA SD-SMP Siap Digelar April 2026

  • 31 Mar 2026 08:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan kesiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP
  • TKA dijadwalkan berlangsung April 2026
  • Uji coba TKA telah dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem dan infrastruktur.

RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memastikan kesiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP dijadwalkan berlangsung April 2026. Menurutnya, seluruh persiapan teknis telah rampung dan hanya menunggu hari pelaksanaan resmi dimulai.

“Secara keseluruhan sudah sangat siap. Tinggal menunggu hari H,” kata Mu'ti usai acara Halalbihalal di kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Ia berharap pelaksanaan TKA berjalan lancar tanpa kendala berarti. Uji coba telah dilakukan untuk memastikan kesiapan sistem dan infrastruktur.

Ia menekankan kesiapan teknis menjadi prioritas utama penyelenggaraan. “Baik penggunaan internet maupun sarana komputer sudah dipersiapkan,” ujarnya.

TKA jenjang SMP dijadwalkan berlangsung 6 hingga 16 April 2026. Sementara TKA SD akan digelar pada 20 hingga 30 April 2026.

Mengacu laman resmi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen, TKA merupakan asesmen standar nasional. Tujuannya mengukur capaian akademik siswa sesuai kurikulum berlaku.

TKA bersifat tidak wajib bagi seluruh peserta didik. Siswa memiliki kebebasan mengikuti asesmen tanpa adanya paksaan.

Asesmen ini ditujukan bagi siswa yang merasa siap. Peserta juga dapat memanfaatkannya sesuai kebutuhan akademik masing-masing.

Seluruh proses TKA dilaksanakan tanpa pungutan biaya kepada peserta. Pembiayaan sepenuhnya ditanggung pemerintah pusat atau daerah.

Ia menegaskan pentingnya pemerataan kesempatan pendidikan. “TKA bertujuan memberikan akses setara tanpa hambatan ekonomi,” ucap Mu'ti.

Sementara itu, Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Toni Toharudin mengatakan, hampir 98 persen murid jenjang SD dan SMP siap mengikuti TKA 2026. Menurutnya, Kemendikdasmen terus berupaya membangun kesadaran terkait pentingnya TKA menjadi sebuah budaya agar peningkatan kualitas pendidikan dapat terus dilakukan.

"Kalau saya berpikiran positif, bahwa setiap sekolah, bahkan setiap guru, murid, itu kesadaran budaya muridnya semakin baik dan itu yang kita harapkan. Kalau budaya muridnya sudah bagus, maka improvement terhadap kualitasnya itu akan semakin mudah, karena kita bisa tahu kelemahan masing-masing (dan melakukan) refleksi," ujar Toni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....