Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela

  • 31 Mar 2026 20:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tokyo - PT Pertamina (Persero) dan INPEX Corporation (INPEX) memperkuat kemitraan strategis untuk pengembangan Proyek LNG Abadi di Blok Masela. Kolaborasi tersebut diperkuat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan di Tokyo, Senin, 30 Maret 2026.

Proyek LNG Abadi di Blok Masela, Laut Arafura, Indonesia merupakan salah satu proyek gas terbesar di Indonesia. Diharapkan LNG Abadi di Blok Masela dapat menjadi sumber pasokan energi jangka panjang bagi kawasan Asia.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri dan Takayuki Ueda, President & CEO INPEX Corporation. "Melalui perpanjangan MoU ini, Pertamina berharap proyek LNG ini dapat terealisasi dan menjadi kontribusi nyata Pertamina bagi negara," ujar Simon.

Simon Aloysius Mantiri mengatakan, melalui kerja sama tersebut, Pertamina dan INPEX menjajaki berbagai peluang sinergi dalam pengembangan proyek. Peluang sinergi dimulai dari aspek hulu hingga potensi pemanfaatan gas dan LNG di berbagai sektor energi.

Pada saat yang sama, PT Pertamina Hulu Energi sebagai Subholding Upstream Pertamina juga melakukan penandatanganan MoU dengan INPEX. Penandatanganan MoU tersebut untuk potensi pengembangan bisnis hulu migas di Indonesia dan Asia Tenggara.

Proyek LNG Abadi saat ini dioperasikan oleh INPEX melalui anak perusahaannya, INPEX Masela Ltd. Direncanakan, kapasitas produksi mencapai 9,5 juta ton LNG per tahun.

Proyek ini juga akan mengintegrasikan teknologi carbon capture and storage. Mendukung pengembangan energi yang lebih rendah emisi.

Melalui kolaborasi strategis ini, Pertamina dan INPEX akan menjajaki kerjasama pada berbagai aspek proyek LNG Abadi. Ini termasuk potensi kolaborasi dalam penyerapan dan transportasi produk, kegiatan angkutan laut, hingga kerjasama dalam perdagangan karbon kredit.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....