Mentan Perluas Lahan untuk Energi Pertanian
- 30 Mar 2026 16:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mentan memastikan perluasan lahan untuk energi berbasis pertanian
- Pertanian tidak hanya fokus pada pangan tetapi juga energi nasional
- Integrasi antar sektor diperlukan dalam pembangunan nasional
- Sektor pertanian mendukung kemandirian energi melalui biofuel
- Program termasuk implementasi biodiesel B40
- Program termasuk implementasi biodiesel B40
- Pertanian mendukung energi berbasis sumber daya domestik
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan perluasan lahan untuk mendukung energi berbasis pertanian. Program ini untuk mendukung kemandirian energi nasional.
Amran mengatakan, pengembangan pertanian tidak hanya fokus pada ketahanan pangan. Pertanian juga diarahkan untuk mendukung kemandirian energi nasional.
"Pasti, sudah kita programkan. Senin depan kita bereskan," ucapnya di Jakarta, Senin 30 Maret 2026.
| Baca juga: Mentan Kembangkan Bensin Campuran Etanol E20 |
Amran menekankan, pentingnya integrasi antar sektor dalam menjalankan program pemerintah. Semua kementerian harus bekerja dalam satu visi pembangunan nasional.
"Presiden kita cuma satu, visi Presiden satu. Kita semua pembantu Presiden," ujarnya.
Menurutnya, tidak boleh ada pemisahan antara sektor pangan dan energi nasional karena merupakan bagian dari strategi besar pembangunan nasional. “Tidak ada dikotomi," ucapnya, tegas.
Sementara itu Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, sektor pertanian bersifat inklusif. Pertanian dapat dikerjakan oleh berbagai kalangan dari berbagai latar belakang.
"Pertanian ini bisa dikerjakan oleh siapa pun. Apa pun latar belakangnya," ucapnya.
Sudaryono mengatakan, sektor pertanian juga mendukung kemandirian energi melalui biofuel. Program tersebut termasuk implementasi kebijakan biodiesel B40.
Menurutnya, program tersebut bertujuan mengurangi ketergantungan impor energi nasional. Sektor pertanian diharapkan mendukung kemandirian energi berbasis sumber daya domestik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....