Simak Keutamaan Puasa Senin Kamis guna Tingkatkan Iman dan Imun
- 30 Mar 2026 10:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Niat menjadi rukun utama puasa Senin Kamis dan dapat dilakukan hingga pagi hari selama belum batal.
- Puasa sunnah ini meningkatkan keimanan sekaligus memberi manfaat kesehatan dan kedisiplinan diri.
RRI.CO.ID, Jakarta - Niat merupakan rukun paling utama dalam menjalankan ibadah puasa Senin Kamis guna meraih rida Allah. Amalan sunnah ini menjadi sarana efektif bagi setiap umat Muslim untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Melansir laman Baznas Jabar niat puasa sunnah memiliki fleksibilitas waktu yang berbeda dengan puasa wajib. Masyarakat diperbolehkan melafalkan niat hingga pagi hari selama seseorang belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Pelafalan niat dapat dilakukan secara lisan atau di dalam hati guna mempertegas komitmen ibadah tersebut. Kebiasaan ini merujuk pada anjuran serta teladan yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Bacaan Niat Puasa Senin dan Kamis
- Niat Puasa Senin: نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ ٱلِٕثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta’aalaa). Artinya: "Saya berniat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Ta’ala."
- Niat Puasa Kamis: نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ ٱلْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi ta’aalaa). Artinya: "Saya berniat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Ta’ala."
Waktu pelaksanaan puasa dimulai sejak terbit matahari hingga terbenamnya cahaya di ufuk barat secara sempurna. Umat Muslim disarankan untuk tetap menjalankan sahur terlebih dahulu guna menjaga stamina tubuh selama beraktivitas.
Ibadah ini dapat dikerjakan kapan saja kecuali pada hari-hari yang diharamkan menurut aturan hukum Islam. Larangan tersebut meliputi hari raya Idulfitri, Iduladha, serta rangkaian hari Tasyriq pada bulan Dzulhijjah.
Masyarakat dapat menggunakan doa berbuka puasa yang umum dibaca saat mengakhiri masa menahan haus tersebut. Doa tersebut mengandung makna rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Manfaat fisik dari puasa ini meliputi peningkatan kualitas kesehatan serta kedisiplinan diri bagi setiap individu. Amalan rutin ini diyakini mampu membentuk kebiasaan baik yang berdampak positif bagi ketenangan jiwa manusia.
Pahala berlimpah akan diberikan kepada hamba yang mengikuti jejak sunnah Nabi Muhammad dalam aktivitas sehari-hari. Amalan tersebut menjadi salah satu bentuk ketaatan yang sangat disukai oleh Sang Pencipta alam semesta.
Keutamaan hari Senin dan Kamis secara umum juga telah dijelaskan melalui berbagai riwayat hadis sahih. Hubungan baik dengan sesama manusia perlu dijaga agar ibadah yang dilakukan menjadi jauh lebih sempurna.
Kombinasi antara kekuatan spiritual dan kesehatan fisik menjadikan puasa ini sangat populer di tengah masyarakat. Informasi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak orang untuk menjalankan pola hidup sehat ala Rasulullah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....