Bapanas Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Stabil Pascalebaran

  • 28 Mar 2026 14:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan serta stabilitas harga pangan tetap terjaga pascalebaran 1447 Hijriah.
  • Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, mengatakan hasil pemantauan di lapangan, menunjukkan harga sejumlah komoditas unggas dan hortikultura dalam kondisi cukup baik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan serta stabilitas harga pangan tetap terjaga pascalebaran 1447 Hijriah. Hal ini seiring aktivitas perdagangan yang mulai kembali normal meski sebagian pedagang belum sepenuhnya membuka lapak di sejumlah pasar.

Demikian disampaikan Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, di Pasar Rawamangun, Jakarta, dan Pasar Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu 28 Maret 2026. Ia mengatakan hasil pemantauan di lapangan, menunjukkan harga sejumlah komoditas unggas dan hortikultura dalam kondisi cukup baik.

“Di Rawamangun pedagang belum banyak sehingga harga belum sepenuhnya stabil. Sementara di Pasar Ciputat harganya sangat bagus,” kata Ketut dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu 28 Maret 2026.

Di Pasar Ciputat, harga daging ayam ras tercatat sekitar Rp35.000 per kilogram, masih di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) tingkat konsumen sebesar Rp40.000 per kilogram. Komoditas hortikultura juga menunjukkan perbaikan signifikan.

Harga cabai rawit merah yang sempat melonjak selama Ramadhan kini turun menjadi sekitar Rp60.000 per kilogram. Atau, mendekati HAP konsumen Rp57.000 per kilogram.

Sementara bawang merah berada di kisaran Rp40.000 per kilogram dan cabai merah keriting sekitar Rp40.000 per kilogram. “Artinya harga relatif sangat bagus,” ujar Ketut.

Pemerintah menargetkan harga pangan pokok strategis terus bergerak menuju kondisi stabil pasca-Lebaran. Optimisme ini didukung oleh kemampuan pasokan dalam negeri yang semakin kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Ketut, menjelang Idulfitri pada pekan kedua Maret, harga pangan sempat mengalami fluktuasi meski masih dalam batas terkendali. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada sejumlah komoditas di berbagai wilayah.

Kenaikan IPH daging ayam tercatat di 192 kabupaten/kota, dengan 123 wilayah masih berada dalam rentang HAP Rp40.000 per kilogram. Untuk cabai rawit merah, kenaikan terjadi di 198 kabupaten/kota, namun 48 wilayah masih mencatat harga sesuai HAP Rp57.000 per kilogram.

Bawang merah mengalami kenaikan IPH di 143 kabupaten/kota, dengan 96 wilayah tetap berada dalam koridor HAP Rp41.500 per kilogram. Terpisah, Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, menegaskan pengelolaan pangan nasional bertujuan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh pelaku dari hulu hingga hilir.

“Kita ingin semua tersenyum, petani tersenyum karena harga hasil panen baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia. Dan masyarakat tersenyum karena harga pangan terjangkau,” ujar Amran yang juga Menteri Pertanian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....