Gelombang Tinggi hingga 4 Meter masih Mengancam Sejumlah Perairan Indonesia
- 27 Mar 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 27–30 Maret 2026.
- TC Narelle posisi 18.8 LS 116.2 BT kecepatan angin maksimum 85 knot bergerak ke arah Barat Daya.
- Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
RRI.CO.ID, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 27–30 Maret 2026. TC Narelle posisi 18.8 LS 116.2 BT kecepatan angin maksimum 85 knot bergerak ke arah Barat Daya.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 7–52 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5–52 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Pasifik utara Papua Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, dan Laut Arafuru bagian tengah. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25–2.5 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kep.Nias dan Samudra Hindia barat Kep.Mentawai.
Selain itu, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat dan Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta. Selanjutnya, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB dan Samudra Hindia selatan NTT.
Begitu juga di Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua Barat, dan Samudra Pasifik utara Papua. "Sedangkan, gelombang yang lebih tinggi pada kisaran 2.5–4.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah," ujar Biro Hukum, Humas, dan Kerjasama BMKG dalam siaran persnya, Jumat 27 Maret 2026.
Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada.
Terutama bagi pengguna transportasi laut seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin ≥15 knot dan tinggi gelombang ≥1.25 m) dan Kapal Tongkang (kecepatan angin ≥16 knot dan tinggi gelombang ≥1.5 m). Begitu juga Kapal Ferry (kecepatan angin ≥21 knot dan tinggi gelombang ≥2.5 m), serta Kapal Besar seperti Kapal Kargo/Pesiar (kecepatan angin ≥27 knot dan tinggi gelombang ≥4.0 m).
Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi dimohon agar tetap selalu berhati-hati dan waspada.
(rel)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....