Siklon Tropis Narelle Hantam Tiga Wilayah Australia dalam Empat Hari
- 24 Mar 2026 23:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Satelit NOAA-21 NASA merekam Siklon Tropis Narelle saat menerjang utara Australia.
- Siklon ini melakukan tiga kali pendaratan langka di Queensland, Northern Territory, dan Australia Barat pada 20–23 Maret 2026.
- Fenomena “triple-strike” ini tergolong langka, terakhir terjadi pada 2005 oleh Siklon Ingrid.
RRI.CO.ID, Darwin - Wilayah utara Australia tengah menghadapi terjangan cuaca ekstrem. Siklon Tropis Narelle melakukan serangkaian pendaratan (landfall) langka di tiga negara bagian dan teritori yang berbeda.
Satelit NASA menangkap siklon ini menyapu Queensland hingga Australia Barat antara tanggal 20 hingga 23 Maret 2026. Siklon tersebut membawa angin kencang dan hujan lebat ke wilayah yang sebelumnya sudah jenuh akibat curah hujan tinggi.
Citra satelit NOAA-21 NASA menunjukkan, Narelle mencapai puncak kekuatannya saat melintasi Laut Koral pada 19 Maret. Ia didorong oleh suhu permukaan laut yang mencapai 0,5-1,0 derajat Celcius di atas rata-rata.
Dengan kata lain, badai ini mengalami intensifikasi cepat sebelum menghantam daratan. Narelle mendarat pertama kali di Semenanjung Cape York, Queensland, pada pagi hari tanggal 20 Maret.
Saat itu, badai berada pada Kategori 5 skala Australia (setara Kategori 4 Saffir-Simpson) dengan kecepatan 225 km/jam. Beruntung, struktur badai yang kompak membuat radius kerusakan angin paling parah terkonsentrasi di area yang jarang penduduk.
Setelah melemah di Teluk Carpentaria, Narelle mendarat di pesisir Northern Territory (21 Maret) dengan kecepatan angin 148 km/jam. Meskipun intensitas angin menurun, curah hujan melebihi 100 mm memicu peringatan banjir besar dari Biro Meteorologi Australia.
Pada 23 Maret, Narelle menyeberangi perairan singkat dan mencapai wilayah Kimberley utara, Australia Barat. Namun, para ahli memperingatkan bahwa perjalanan Narelle belum usai.
Biro Meteorologi Australia menyatakan potensi Narelle kembali menguat menjadi siklon tropis saat bergerak di lepas pantai Australia Barat. Badai ini diprediksi akan berbelok ke selatan dan menyusuri garis pantai menuju arah Perth.
Peristiwa "triple-strike" (tiga kali mendarat di daratan utama) seperti ini adalah fenomena yang langka di Australia. Kejadian serupa terakhir kali tercatat pada tahun 2005 melalui Siklon Ingrid.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....