Jasa Marga Ajak Masyarakat Gunakan Diskon Tarif Tol 30 Persen
- 26 Mar 2026 16:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendorong masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol 30 persen
- Diskon Tarif Tol berlaku selama 26-27 Maret 2026
- Masyarakat juga diajak menggunakan aplikasi Travoy untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik
RRI.CO.ID, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendorong masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol 30 persen selama 26-27 Maret 2026. Pemanfaatan diskon tarif tol tersebut dinilai dapat membantu mengurai padatnya arus balik Lebaran.
Dirut Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan kebijakan tersebut merupakan strategi mendistribusi kendaraan agar tidak padat. Terlebih, lonjakan arus balik gelombang pertama sudah terlihat pada 24 Maret 2026.
"Kami kembali mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26-27 Maret. Selain itu juga menggunakan aplikasi Travoy untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik," jar Rivan dalam keterangan, Kamis 26 Maret 2026.
Menurutnya, Jasa Marga telah melalui puncak arus balik tahap pertama pada 24 Maret secara terkendali. Meski sebelumnya telah terjadi lonjakan kendaraan yang signifikan.
Ruas tol yang mendapatkan potongan tarif yaitu Tol Jakarta–Cikampek dan Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ). Selain itu Tol Palimanan–Kanci dan Tol Batang–Semarang.
Ada pula Tol Semarang Seksi ABC hingga Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera). Begitu pula Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, Tol Cipularang, serta Tol Padaleunyi.
Menurut Rivan, masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu juga disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan tersebut berlaku pada 25–27 Maret 2026.
Rivan mengatakan, pemudik diharapkan dapat terhindar dari kepadatan puncak arus balik. Dengan menggeser jadwal perjalanan ke periode tersebut.
Langkah ini tidak hanya memberikan kenyamanan perjalanan untuk para pengendara. Namun juga membantu mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata, sehingga potensi kemacetan dapat ditekan.
Sebelumnya, Pemerintah memastikan pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali meski terjadi peningkatan mobilitas masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.
“Alhamdulillah, arus mudik berjalan lancar dan aman. Dibandingkan tahun lalu, jumlah pemudik meningkat, namun kasus kecelakaan justru menurun,” kata Pratikno dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2026.
Lebih lanjut, Pratikno menyebut puncak arus mudik 18 Maret 2026 mencapai 270.315 kendaraan, meningkat 4,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Total kendaraan yang keluar dari Jakarta tercatat mencapai sekitar 2,52 juta unit atau naik tipis 0,9 persen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....