Stasiun Gambir Siaga Hadapi Arus Balik Mudik Lebaran hingga 30 Maret 2026

  • 26 Mar 2026 15:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Stasiun Gambir siap hadapi arus balik Idulfitri 2026 hingga 30 Maret 2026
  • Arus balik diprediksi masih akan ramai hingga 30 Maret 2026
  • Kepala Stasiun Gambir, Ganjar Mairizal mengatakan, Stasiun Gambir masih dipenuhi oleh para pelaku perjalanan

RRI.CO.ID, Jakarta - Stasiun Gambir masih akan terus bersiaga menyambut datangnya para pemudik dari luar kota. Arus balik Mudik Lebaran diprediksi masih akan ramai hingga 30 Maret 2026.

Kepala Stasiun Gambir, Ganjar Mairizal mengatakan, Stasiun Gambir masih dipenuhi oleh para pelaku perjalanan. Padahal, puncak arus balik pertama sudah dilalui pada 24 Maret 2026.

"Pascapuncak arus balik, kondisi ramai namun terkendali. Untuk tren menurun landai, operasional tetap berjalan lancar dan kondusif," kata Kepala Stasiun Gambir, Ganjar Mairizal, Kamis, 26 Maret 2026.

PT KAI Daops 1 Jakarta menyebut, jumlah kedatangan di Stasiun Gambir mencapai 15.815 orang, hari ini. Adapun di Stasiun Pasar Senen jumlah kedatangan yaitu 18.203 orang.

Puncak arus balik telah diprediksi terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama yaitu pada 24 Maret 2026, sedangkan Gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.

Menurut Ganjar, Stasiun Gambir siap melayani kedatangan dan keberangkatan calon penumpang. Baik itu yang akan berangkat dari dan keluar Jakarta.

Keseluruhan, 52.471 orang sudah tiba di berbagai stasiun di wilayah PT KAI Daops 1 Jakarta hingga 26 Maret 2026 pagi. Angka tersebut jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan volume keberangkatan yang berkisar 33.520 orang.

Selama masa angkut Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daops 1 menyediakan 1.083.674 kursi. Sementara, hingga 26 Maret 2026, jumlah kumulatif penumpang berangkat sudah tembus 742.715 orang.

Diketahui, pemerintah kini sedang menyiapkan pengembangan Stasiun Gambir sebagai simpul mobilitas transportasi modern pusat Jakarta. Proyek penataan tersebut bertujuan untuk memperkuat sektor perkeretaapian nasional yang menjadi tulang punggung mobilitas warga secara nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan perhatian serius terhadap penataan stasiun utama di Jakarta Pusat tersebut. Penataan ini harus berjalan secara konsisten agar layanan perkeretaapian semakin nyaman dan sangat representatif bagi seluruh publik.

"Dulu waktu masih kecil saya sering ke Stasiun Gambir, kemudian sampai sekarang, ya gitu-gitu aja, belum berubah. Jadi, mumpung Pak Dirut, Pak Presiden memberikan perhatian besar di perkeretaapian, tolong direnovasi, diperbaiki, dipercantik, diperindah, dipernyaman," ujar Teddy.

Teddy menyatakan, renovasi fasilitas sangat penting guna mengikuti perkembangan kebutuhan utama transportasi bagi masyarakat perkotaan. Ia mengusulkan agar kawasan stasiun tersebut memiliki sistem penataan ulang gedung dan juga penyediaan ragam fasilitas modern.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....