Kemenhub Pastikan Alat Bantu Navigasi Bandara Terkalibrasi secara Berkala

  • 26 Mar 2026 17:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hal ini guna menjamin akurasi sistem navigasi serta keselamatan proses lepas landas dan pendaratan pesawat.
  • emantauan arus mudik dilakukan secara real time melalui Posko Angkutan Lebaran, dengan dukungan teknologi seperti drone dan helikopter.
  • Kemenhub memastikan seluruh alat bantu navigasi di bandara telah dikalibrasi secara berkala.

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Perhubungan terus memantau pergerakan arus mudik Lebaran melalui Posko Pusat Pemantauan Angkutan Lebaran Terpadu. Pihaknya memastikan seluruh alat bantu navigasi di bandara telah melalui proses kalibrasi secara berkala.

Demikian disampaikan oleh Direktur Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan, Teguh Jalu Waskitto. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk menjamin keakuratan sistem navigasi sehingga proses lepas landas dan pendaratan pesawat berlangsung presisi.

“Kalibrasi alat bantu navigasi dilakukan secara periodik. Dengan kondisi tersebut, kami menilai fasilitas yang ada cukup memadai untuk mendukung peningkatan pergerakan pesawat selama periode Lebaran,” kata Teguh di Posko Pusat Pemantauan Angkutan Lebaran Terpadu, Kementerian Perhubungan, Kamis, 26 Maret 2026..

Hingga saat ini, menurut Teguh, seluruh operasional transportasi udara berjalan normal tanpa temuan gangguan pada fasilitas bandara. Selain itu, teknologi juga dimanfaatkan untuk memantau kondisi transportasi secara real time.

“Bahkan di daerah juga memanfaatkan drone untuk pemantauan. Armada helikopter untuk melihat kondisi di lapangan secara faktual,” ujarnya

Sebelumnya, Menko Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono menjelaskan, ketersediaan sarana prasarana harus selalu dalam kondisi sangat andal. Ia juga menekankan pentingnya kehadiran negara melalui kebijakan yang mampu meningkatkan pergerakan ekonomi di berbagai daerah.

Agus menyatakan pemerintah pusat memberikan berbagai potongan harga tiket untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat secara signifikan. Kebijakan diskon ini meliputi sektor penerbangan domestik, tarif jalan tol, hingga tiket kereta api dan armada kapal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....