Rampcheck di Rest Area Ciawi, Kemenhub Temukan 16 Kendaraan Perlu Perbaikan

  • 24 Mar 2026 16:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenhub melakukan ramp check terhadap 34 kendaraan di Rest Area KM 45 Tol Jagorawi-Ciawi akibat tingginya arus wisata
  • Sebanyak 18 kendaraan diizinkan operasional, sementara 16 lainnya mendapat peringatan perbaikan teknis penunjang
  • Secara nasional, 60.946 bus telah diperiksa, dengan mayoritas pengemudi dinyatakan sehat dan laik berkendara

RRI.CO.ID, Ciawi - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan rampcheck di Rest Area KM 45 Tol Jagorawi-Ciawi pada periode angkutan Lebaran 2026. Kegiatan ini dilakukan karena tingginya volume kendaraan yang menuju kawasan wisata Puncak dan Sukabumi selama masa libur.

Sebanyak 34 unit kendaraan diperiksa dalam kegiatan tersebut untuk memastikan kelayakan operasional angkutan umum yang melintas di jalur wisata. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebanyak 18 unit diijinkan operasional dan 16 kendaraan mendapat peringatan perbaikan teknis penunjang.

"Kendaraan yang dinyatakan tidak memenuhi aspek teknis dan/atau administrasi di antaranya BLU-e tidak aktif sebanyak 2 kendaraan. Tidak memiliki BLU-e sebanyak 3 kendaraan, KPS tidak aktif sebanyak 3 kendaraan, tidak ada KPS sebanyak 13 kendaraan," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 24 Maret 2026.

Selain pemeriksaan di lokasi tersebut, pemerintah juga telah melakukan ramp check terhadap 60.946 armada bus secara nasional. Kegiatan ini berlangsung sejak 23 Februari 2026 hingga 23 Maret 2026 untuk memastikan keselamatan transportasi darat.

"Dari angka tersebut sebanyak 27.635 atau 45,34 persennya adalah armada AKAP, sebanyak 27.461 atau 45,06 persen adalah kendaraan AKDP, angkutan pariwisata sebanyak 2.651 atau 4,35 persen dan kategori lainnya sebanyak 3.199 atau 5,25 persen," ujarnya.

Pemeriksaan juga mencakup kondisi kesehatan pengemudi guna memastikan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas selama periode angkutan Lebaran. Sebanyak 683 pengemudi telah diperiksa untuk memastikan kondisi fisik tetap prima selama perjalanan.

"Sebagian besar pengemudi yang diperiksa itu sehat dan laik untuk berkendara yaitu 634 orang atau sekitar 92,83 persen. Sementara 40 orang atau 5,86 persen laik berkendara dengan catatan dan 9 pengemudi dinyatakan tidak laik berkendara," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....