Hangat dan Menghibur, Inilah Lima Buku Anak Mirip Na Willa

  • 26 Mar 2026 11:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Cerita anak hangat, lucu, dan penuh momen sederhana, dari sudut pandang polos tapi jujur.
  • Rekomendasi Buku Mirip – Totto-chan, Gongka, Twenty-Four Eyes, Anne of Green Gables, dan The Little Prince.
  • Fokus pada imajinasi anak, momen kecil yang menyentuh, humor lembut, dan nostalgia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Anda sudah membaca Na Willa dan masih kepengin buku dengan vibe serupa? Cerita anak yang hangat, lucu, dan penuh momen kecil memang mudah membuat rindu.

Apalagi kalau anda suka sudut pandang anak yang polos tapi jujur. Terutama yang bikin hal-hal sederhana terasa seperti petualangan.

Ternyata ada buku lain yang punya energi mirip sama Na Willa, slice-of-life, nostalgia, dan tentunya bikin hati hangat. Melansir berbagai sumber, berikut lima buku mirip Na Willa yang bisa jadi bacaan anda selanjutnya.

  • 1. Totto-chan: The Little Girl at the Window — Tetsuko Kuroyanagi

Buku ini bercerita tentang Totto-chan, anak perempuan super aktif yang dianggap “terlalu berisik” sampai dikeluarkan dari sekolah lamanya. Hidupnya berubah ketika masuk sekolah alternatif bernama Tomoe Gakuen, tempat anak-anak didengar dan dibiarkan tumbuh dengan caranya sendiri.

Vibe-nya mirip Na Willa karena kita diajak masuk ke kepala anak: polos, jujur, dan kadang random. Banyak adegan yang lucu dan menghangatkan, terutama interaksi Totto-chan dengan guru dan teman-temannya.

Namun, di balik itu ada latar Perang Dunia II yang membuat kisahnya pelan-pelan jadi lebih emosional. Sehingga buku ini wajib di baca oleh anda.

  • 2. Gongka — Frisca Saputra

Selanjutnya Gongka, buku berisi cerita-cerita pendek tentang masa kecil di Pecinan Jakarta, dengan kacamata anak yang observatif. Ceritanya penuh momen-momen kecil yang tampak sepele, tapi justru membentuk memori dan “drama” anak-anak.

Membaca buku ini terasa hangat dan nostalgik, seperti membaca album kenangan yang dibuka pelan-pelan. Cocok buat anda yang suka cerita anak yang gak menggurui, tapi tetap meninggalkan rasa.

  • 3. Twenty-Four Eyes — Sakae Tsuboi

Buku yang satu ini lebih “mengiris”, tapi tetap punya pusat cerita di dunia anak dan sekolah. Kisahnya mengikuti hubungan seorang guru muda dengan dua belas muridnya, dari masa mereka kecil sampai tumbuh dewasa.

Buku ini masih punya nuansa hangat dan memfokuskan momen-momen sederhana di kelas dan di rumah yang terasa tulus. Namun, buku ini membawa anda melewati perubahan zaman dan konsekuensi sosial yang berat, jadi emosinya lebih dalam.

  • 4. Anne of Green Gables — L. M. Montgomery

Selanjutnya adalah cerita Anne of Green Gables, yang juga sudah ada adaptasi Netflix. Ceritanya mengikuti Anne Shirley, anak yatim yang tidak sengaja “terkirim” ke keluarga yang awalnya mengharapkan anak laki-laki.

Dari situ, kita melihat Anne tumbuh lewat persahabatan, sekolah, konflik kecil yang dramatis versi anak. Sampai proses menemukan tempat yang benar-benar menerimanya.

Karakter Anne mempunyai imajinasi liar di kepalanya, mirip dengan Na Willa yang suka hidup di kepalanya sendiri. Selain itu, buku ini juga lucu, hangat, tapi tetap punya sisi emosional tentang keluarga dan rasa memiliki.

  • 5. The Little Prince — Antoine de Saint-Exupéry

Le Petit Prince (Pangeran Kecil) merupakan novel filosofis yang mengikuti perjalanan seorang pangeran dari asteroid kecil. Lewat petualangan itu, cerita ini menonjolkan cara pandang anak-anak yang polos dan jujur dalam memahami dunia.

Ada rasa imajinatif yang membuat hal biasa terasa ajaib, sekaligus ada humor tipis yang bikin senyum. Di balik kesederhanaannya, buku ini menyimpan lapisan reflektif tentang pertemanan, kehilangan, dan arti “melihat” seseorang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....