Selain Na Willa, Ini Rekomendasi Buku Karya Reda Gaudiamo
- 24 Mar 2026 14:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film Na Willa diadaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo, penulis yang juga dikenal sebagai musisi dan pernah tampil di London Book Fair 2019.
- Reda memiliki beragam karya, mulai dari seri buku anak Na Willa, hingga kumpulan cerita pendek bertema keluarga dan kehidupan sehari-hari.
- Beberapa bukunya seperti Hai, Nak!, Potret Keluarga, dan Kios Pasar Sore menonjolkan kisah hangat, reflektif, serta sudut pandang sederhana namun bermakna.
RRI.CO.ID, Jakarta - Film Na Willa yang berangkat dari buku karya Reda Gaudiamo telah tayang di bioskop Indonesia. Sebelumnya, Reda Gaudiamo dikenal lewat musikalisasi puisi karya penyair Sapardi Djoko Damono.
Namun sebenarnya, penulis sekaligus musisi ini sudah lama mengeluarkan karya-karya berupa cerita pendek. Adapun uku cerita tentang anak, hingga buku-buku tentang keluarga.
Menariknya, ia pernah mewakili Indonesia ke London Book Fair 2019 untuk mengenalkan buku Na Willa. Nah, buku apa lagi yang ditulis oleh Reda Gaudiamo?
1. Seri Na Willa
Reda mengeluarkan rangkaian buku anak dengan tokoh utama bernama Na Willa. Dari buku inilah yang diadaptasi menjadi film Na Willa dan sudah tayang di bioskop pada 18 Maret 2026.
Buku Na Willa terdiri dari tiga buku dengan kisah yang berbeda. Buku pertama yaitu buku Na Willa bersampul warna merah menceritakan tentang anak perempuan kecil di pinggiran Surabaya.
Dilanjutkan dengan buku kedua berjudul Na Willa dan Rumah Dalam Gang, buku dengan sampul warna hijau. Kisahnya masih menceritakan bagaimana isi pikiran anak-anak seperti Na Willa yang tinggal di dalam gang sempit bersama ibunya.
Ketiga merupakan buku bersampul warna ungu, yaitu Na Willa dan Hari-Hari Ramai. Buku terakhir ini menceritakan bagaimana hari-hari Na Willa ketika ia sudah pindah ke Jakarta.
2. Hai Nak!
Rindu mendengar celoteh ibu? Kamu bisa membaca Hai, Nak! karya Reda Gaudiamo. Buku yang terbit tahun 2023 ini berisi kumpulan tulisan pendek khas seorang ibu kepada anaknya.
Berbagai tulisannya menggambarkan nasihat ibu yang kadang dianggap cerewet oleh anak. Namun, nasihat-nasihat itu benar adanya, buku ini punya daya tarik yang hangat untuk menemani anda menghadapi hari yang berat.
3. Aku, Meps, dan Beps
Aku, Meps, dan Beps merupakan buku yang ditulis Reda Gaudiamo bersama putrinya, Soca Sobhita. Buku bersambul oranye ini berisi catatan-catatan Soca di masa kecil tentang kedua orangtuanya.
Semula tulisan-tulisan Soca hanya berupa dokumen yang tersimpan di laptop sampai akhirnya berhasil terbit pada tahun 2016. Soca menceritakan bagaimana dirinya di masa kecil.
Buku ini berisi rasa penasaran Soca terhadap segala hal. Termasuk bagaimana ia menceritakan kesehariannya bersama Meps dan Beps.
4. Potret Keluarga
Reda berusaha memotret beragam kisah dinamis suatu keluarga ke dalam buku berjudul Potret Keluarga. Buku yang terbit pada tahun 2021 ini memuat 16 cerita pendek tentang keluarga.
Ke-16 cerita tersebut menunjukkan sudut pandang yang berbeda-beda. Namun, Reda berhasil menceritakan bagaimana hubungan di dalam keluarga itu kompleks sekaligus menarik.
Misalnya cerita tentang konflik anak dengan orangtua, mertua dan menantu. Hingga konflik tentang pasangan dan pernikahan.
5. Kios Pasar Sore dan Cerita Orang-Orang Biasa Lainnya
Kios Pasar Sore dan Cerita Orang-Orang Biasa Lainnya termasuk buku paling terbaru yang dirilis oleh Reda Gaudiamo. Buku ini juga berisi cerita-cerita pendek yang fokus memotret kehidupan orang-orang di sekeliling kita.
Reda memuat 31 cerita pendek tentang orang-orang yang mungkin tidak pernah kita perhatikan sehari-hari. Misalnya kisah seorang penjual keliling, tetangga, teman kecil, dan hal-hal lainnya.
Selain membungkusnya dengan cerita yang hangat, Reda juga memasukkan unsur-unsur humor. Dan nasihat bijak di dalamnya.
6. Kisah-Kisah Para Pencerita
Kisah-Kisah Para Pencerita merupakan buku kumpulan 12 cerita pendek. Ditulis oleh Reda Gaudiamo berdasarkan ide-ide yang terpantik dari Kartu Para Pencerita.
Buku ini dirilis bersama dengan kotak Para Pencerita. Selain buku, ada 40 kartu pemantik untuk bercerita.
Di dalam kotak Para Pencerita, Reda berupaya memancing imajinasi lewat buku dan kartu. Caranya dengan memilih kartu, membaca kisahnya, lalu ceritakan kisah anda.
Ini adalah cara Reda supaya pembacanya bisa melihat suatu hal dari sudut pandang yang berbeda.
7. Buku untuk Ceritamu
Berbeda dari buku-bukunya yang lain, Reda Gaudiamo mengeluarkan buku berjudul Buku untuk Ceritamu. Buku ini sengaja dibuat untuk memancing ide agar kita bisa mengasah keterampilan menulis dan menciptakan cerita menarik.
Banyak skenario-skenario yang dibuat menarik dengan pertanyaan-pertanyaan reflektif di dalamnya. Misalnya kita harus menjawab "Apa yang paling ingin kamu lakukan sebelum dunia berakhir?".
Ada pula pertanyaan-pertanyaan yang pada akhirnya membuat kita bisa memandang suatu hal dari sisi yang berbeda. Reda menggunakan pendekatan yang berbeda supaya setiap orang bisa mengungkapkan cerita mereka masing-masing.
8. Kita, Kami, Kamu
Reda dan putrinya, Socha, kembali menulis buku bersama, kali ini berjudul Kita, Kami, Kamu. Buku dengan 112 halaman dengan ilustrasi hitam putih saja.
Meski begitu, buku ini dibuat seunik mungkin sehingga mudah dipahami oleh segala usia tak terkecuali anak-anak. Kosakatanya dibuat seringan mungkin sehingga anak-anak bisa membacanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....