Menteri ESDM Laporkan Kondisi Harga Komoditas Energi dan Mineral kepada Presiden
- 26 Mar 2026 07:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri ESDM laporkan kondisi harga komoditas energi dan mineral ke Presiden
- Kebijakan harga batu bara dan nikel nasional di tengah dinamika pasar global
- Presiden Prabowo Subianto tekankan pengelola Sumber Daya Alam yang berkeadilan untuk bangsa
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyampaikan kondisi terkini harga komoditas energi dan mineral. Secara khusus hal itu dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu 25 Maret 2026.
Menurut Bahlil, hingga kini belum ada perubahan kebijakan terkait pengelolaan mineral batu bara dan nikel. Ini merupakan antisipasi untuk menghadapi dinamika pasar global di tengah eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah.
Menteri menuturkan bila itu tidak berdampak pada perubahan harga, maka pemerintah akan merelaksasi perencanaan produksi. Namun, lanjut dia, pemerintah akan terus memantau dinamika pasar global untuk menentukan perubahan kebijakan energi dan mineral.
“Meski harga tetap stabil, kami akan merelaksasi perencanaan produksi secara terukur,” ujarnya. Jadi, lanjut dia, semuanya masih dalam batas-batas koordinasi dengan pasar dan kebutuhan (supply and demand).
Bahlil menambahkan Presiden Prabowo memberikan arahan khusus terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA). Menurut dia, Kepala Negara menekankan pentingnya pengelolaan SDA dengan mengutamakan kepentingan negara.
Menteri menambahkan Presiden juga menekankan pentingnya menjaga sumber daya alam sebagai aset strategis nasional. Tujuannya untuk memperkuat pendapatan negara di sektor pengelolaan mineral yang berkeadilan bagi bangsa.
"Bapak Presiden memerintahkan kepada saya untuk memperhatikan kepentingan negara dengan menjaga sumber daya alam kita,” ujarnya. Bahkan, lanjut Bahlil, Kepala Negara juga memerintahkan untuk mencari sumber-sumber pendapatan di sektor mineral yang selama ini belum adil bagi negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....