Presiden Targetkan Ekonomi Tumbuh Delapan Persen lewat Lapangan Kerja
- 23 Mar 2026 17:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai delapan persen pada tahun 2026 melalui berbagai inisiatif strategis nasional.
- Program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan sejuta rumah diproyeksikan menyerap hingga jutaan tenaga kerja baru di Indonesia.
- Pemerintah memperkuat ekonomi desa dan pesisir melalui pembentukan puluhan ribu koperasi serta ribuan unit kampung nelayan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menargetkan angka pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai delapan persen pada tahun 2026. Upaya pencapaian target besar tersebut dilakukan melalui penciptaan banyak lapangan kerja di berbagai sektor strategis Indonesia.
Inisiatif strategis pemerintah meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembangunan satu juta unit rumah rakyat di seluruh penjuru air. Program lainnya juga mencakup penguatan Koperasi Desa Merah Putih serta pengembangan ribuan wilayah Kampung Nelayan Merah Putih.
Kepala Negara menyebutkan Program MBG berdampak besar dalam upaya penyerapan tenaga kerja secara massal. Program pangan nasional tersebut diproyeksikan bakal membangun 30 ribu unit dapur yang tersebar di seluruh Indonesia.
Setiap unit dapur akan mempekerjakan 50 orang staf. Mereka akan mengelola operasional penyediaan makanan bergizi harian bagi warga.
“Itu sudah 1,5 juta (penyerapan tenaga kerja-red),” ujar Presiden, seperti dikutip dari Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Sabtu, 21 Maret 2026.
Sektor ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan mampu menjadi mesin penggerak kesejahteraan bagi masyarakat perdesaan. Pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu unit koperasi dengan melibatkan total 18 tenaga kerja pada setiap unit kerja.
Inisiatif penguatan kelembagaan desa ini memiliki potensi sangat besar dalam menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru. Pembangunan sektor kelautan lewat Kampung Nelayan Merah Putih juga diarahkan demi meningkatkan produktivitas serta taraf hidup nelayan.
Presiden menargetkan pembangunan sebanyak 1.100 unit kampung nelayan pada tahun 2026. Keberhasilan proyek percontohan sebelumnya menunjukkan adanya kenaikan penghasilan bagi para nelayan secara signifikan.
“Kita bikin pilot project di Biak. Penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen,” kata Presiden Prabowo.
Program maritim tersebut diharapkan memacu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga nelayan. Sementara itu agenda pembangunan satu juta unit rumah rakyat dipercaya menjadi motor penggerak utama dalam kemajuan ekonomi.
Setiap pembangunan unit rumah tinggal diperkirakan akan menyerap tenaga kerja sebanyak lima orang buruh pada proses konstruksinya. Proyek besar perumahan ini secara keseluruhan diprediksi mampu menampung total lima juta orang tenaga kerja secara nasional.
Estimasi jumlah pekerja tersebut belum termasuk dampak efek berantai dari sektor industri pendukung seperti penyedia material bangunan. Presiden Prabowo merasa sangat optimis bahwa sinergi dari seluruh program unggulan pemerintah akan mendorong gerak maju ekonomi.
“Saya yakin ketika ini berjalan, itu akan lebih dari delapan persen,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....