Ucapkan Selamat Idulfitri, Fahira Idris: Jadikan Momentum Kebangkitan Umat

  • 21 Mar 2026 21:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Anggota DPD RI Fahira Idris, mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H kepada seluruh umat Islam di Indonesia
  • Fahira mengajak masyarakat menjadikan momen Idulfitri sebagai titik awal kebangkitan umat dalam berbagai aspek kehidupan
  • Idulfitri bukan sekadar kembali kepada fitrah secara personal. Melainkan momentum menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPD RI Fahira Idris, mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen kemenangan usai Ramadan sebagai titik awal kebangkitan umat dalam berbagai aspek kehidupan.

“Selamat Idulfitri 1447 H, taqabbalallahu minna wa minkum, mari kita jadikan hari kemenangan ini sebagai momentum untuk bangkit, tidak hanya secara spiritual. Tetapi juga sosial, ekonomi, dan peradaban,” ujar Fahira dalam keterangannya, Sabtu 21 Maret 2026.

Senator asal Dapil DKI Jakarta ini menyebut, Idulfitri sebagai titik balik setelah umat Islam menjalani “madrasah” Ramadan selama satu bulan penuh. Nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, empati sosial, dan pengendalian diri yang ditempa selama Ramadan harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan, Idulfitri bukan sekadar kembali kepada fitrah secara personal. Melainkan momentum menghadirkan perubahan nyata di tengah masyarakat.

“Idulfitri adalah energi moral dan spiritual yang harus kita bawa ke ruang-ruang kehidupan nyata. Jika nilai-nilai Ramadan terus hidup, maka dari sanalah kebangkitan umat bisa dimulai,” katanya.

Fahira menilai umat Islam harus tampil sebagai bagian dari solusi di tengah berbagai tantangan global. Mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga konflik dan persoalan sosial dalam negeri.

Kebangkitan umat, lanjutnya, perlu diwujudkan melalui penguatan persatuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia. Serta kontribusi nyata dalam pembangunan.

Ia juga menyoroti beberapa hal penting pasca-Ramadan. Pertama, menjaga integritas dalam setiap aspek kehidupan. Baik dalam pekerjaan, kepemimpinan, maupun interaksi sosial.

Kedua, memperkuat solidaritas sosial dengan meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kelompok rentan. Ketiga, menjaga persatuan dan menghindari perpecahan yang dapat melemahkan umat dan bangsa.

Selain itu, Fahira mengajak umat Islam untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Baik dalam ilmu pengetahuan maupun pemanfaatan teknologi, agar mampu beradaptasi di tengah dinamika global yang terus berubah.

“Umat Islam harus senantiasa menjadi kekuatan moral sekaligus kekuatan pembangunan. Kita tidak boleh berhenti pada simbol, tetapi harus bergerak pada substansi dan aksi nyata,” ujarnya.

Di tengah suasana Idulfitri, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga empati terhadap saudara-saudara di berbagai belahan dunia yang masih menghadapi konflik dan penderitaan. Menurutnya, semangat solidaritas global harus terus dipupuk.

“Jika nilai-nilai Ramadan terus kita jaga, maka insya Allah selain menjadi hari kemenangan. Maka, Idulfitri juga awal kebangkitan umat menuju kehidupan yang lebih adil, bermartabat, dan penuh keberkahan,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....