Imigrasi Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Layanan Terbaik Dunia Versi Skytrax
- 21 Mar 2026 02:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tangerang - Layanan keimigrasian Bandara Internasional Soekarno-Hatta menembus peringkat sepuluh besar terbaik versi Skytrax. Pencapaian prestisius ini diumumkan pada rangkaian acara World Airport Awards 2026 di London, Inggris.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi Yuldi Yusman menyampaikan rasa syukur atas perolehan prestasi yang sangat membanggakan. Penilaian global tersebut berdasarkan survei pengguna jasa dari 100 kewarganegaraan periode Agustus 2025 sampai Februari 2026.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan bahwa layanan imigrasi di Bandara SoekarnoHatta tetap unggul dan efisien," ujarnya di Bandara Soetta, Jumat, 20 Maret 2026.
Yuldi menegaskan instansinya berkomitmen terus berinovasi guna meningkatkan kualitas pengalaman bagi para seluruh pengguna jasa bandara. Prestasi ini menunjukkan bahwa Indonesia secara konsisten mampu mempertahankan posisi elite dunia selama dua tahun berturut-turut.
"Keberhasilan ini sekaligus menandai konsistensi Indonesia yang mampu mempertahankan posisi elite tersebut selama dua tahun berturut-turut setelah pencapaian serupa pada tahun sebelumnya," katanya.
Peringkat ini menyejajarkan posisi Indonesia dengan bandara terkemuka dunia seperti Singapura, Bahrain, serta negara maju Hong Kong. Keberhasilan dalam mempertahankan peringkat sepuluh besar dunia mencerminkan stabilitas kualitas layanan keimigrasian pada kancah persaingan internasional.
"Keberhasilan mempertahankan posisi di 10 besar dunia pada tahun 2025 dan 2026 mencerminkan stabilitas kualitas layanan imigrasi Indonesia," ucapnya.
Beberapa indikator penilaian meliputi efisiensi waktu tunggu serta optimalisasi teknologi mesin autogate pada gerbang kedatangan internasional. Aspek lainnya adalah ketersediaan jalur prioritas dan juga tingkat profesionalisme para petugas imigrasi yang berada di garda depan.
"Indikator utama penilaian meliputi efisiensi waktu tunggu, optimalisasi teknologi autogate. Kemudian ketersediaan jalur prioritas, hingga profesionalisme petugas di garda depan," ujarnya.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menjelaskan capaian ini adalah hasil nyata dari transformasi digital. Ia mengungkapkan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat menjadi prioritas utama bagi kementerian yang ia pimpin kini.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara," kata Agus.
Agus menuturkan penghargaan ini menunjukkan peran krusial teknologi canggih guna mendukung kualitas sistem layanan publik. Penguatan standar pelayanan akan terus diperluas demi memastikan sistem yang aman, efisien, serta tetap ramah bagi penumpang.
"Penghargaan ini menunjukkan betapa pentingnya transformasi digital dan penguatan pelayanan berbasis teknologi dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Dengan dukungan dari semua pihak, kami akan terus memperkuat standar pelayanan, memperluas implementasi teknologi canggih dan menjadikan layanan keimigrasian sebagai contoh terbaik dalam pelayanan publik di Indonesia,” kata Agus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....