KCIC Pastikan 352 Kru Whoosh Sehat Selama Angkutan Lebaran

  • 18 Mar 2026 20:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • KCIC memastikan 352 kru Whoosh dalam kondisi sehat melalui pemeriksaan rutin selama Angkutan Lebaran 2026.
  • Pemeriksaan dan pengaturan kerja kru dilakukan untuk menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan penumpang.

RRI.CO.ID, Jakarta – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan 352 kru operasional Whoosh dalam kondisi sehat selama Angkutan Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan melalui pemeriksaan rutin demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan penumpang.

Masa Angkutan Lebaran tahun ini berlangsung mulai 13 hingga 30 Maret 2026. KCIC memastikan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum melaksanakan tugas operasional selama periode tersebut.

Kru operasional terdiri dari masinis, teknisi, petugas Operation Control Center (OCC), serta kru pelayanan di dalam kereta. Mereka memiliki peran penting dalam menjaga keamanan serta keandalan perjalanan Whoosh.

KCIC menilai kesiapan kru menjadi faktor krusial saat mobilitas masyarakat meningkat. Karena itu, kondisi fisik kru dipastikan selalu dalam keadaan optimal sebelum bertugas.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menegaskan kesiapan kru menjadi prioritas utama. Ia menyebut langkah ini penting dalam menghadapi lonjakan perjalanan selama periode Lebaran.

"Selama Angkutan Lebaran, kami memastikan kru operasional Whoosh sehat dan siap bertugas. Pemeriksaan rutin ini adalah bagian standar keselamatan yang kami terapkan dalam menghadapi peningkatan volume perjalanan,” ujar Eva.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan sekitar satu jam sebelum waktu dinas kru dimulai. Proses ini mencakup pengecekan tekanan darah, kondisi fisik, serta kebugaran secara menyeluruh.

Selain itu, petugas juga menjalani tes saturasi oksigen dan pemeriksaan fisik tambahan. Khusus masinis, KCIC menambahkan tes pernapasan alkohol sebagai bagian dari pengawasan.

KCIC juga mengatur pola kerja dan waktu istirahat kru secara ketat. Penyesuaian ini mempertimbangkan kondisi operasional selama bulan Ramadan.

Melalui pengaturan tersebut, kru dipastikan tetap prima sebelum menjalankan tugas. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan operasional secara menyeluruh.

Eva menegaskan keselamatan perjalanan tidak hanya bergantung pada teknologi. Kesiapan sumber daya manusia juga menjadi faktor penting dalam sistem keselamatan.

“Karena itu, kami memastikan kru benar-benar dalam kondisi prima. Hal ini penting terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” kata Eva.

KCIC berkomitmen untuk memberikan layanan perjalanan yang aman dan nyaman bagi penumpang. Kesiapan kru diharapkan mendukung operasional Whoosh tetap andal selama Angkutan Lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....