Penumpang Whoosh Diprediksi Capai 25 Ribu Per Hari saat Lebaran 2026
- 17 Mar 2026 00:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PT KCIC menyiapkan seluruh aspek pelayanan penumpang guna menyambut periode Angkutan Lebaran 2026. Persiapan operasional tersebut berlangsung selama delapan belas hari, tepatnya pada periode 13-30 Maret 2026.
"KCIC memprediksi jumlah penumpang Whoosh selama Angkutan Lebaran 2026, meningkat sekitar empat persen dibandingkan Angkutan Lebaran 2025. Seiring tren pertumbuhan jumlah penumpang Whoosh dari tahun ke tahun, potensi lonjakan penumpang harian juga diperkirakan meningkat dari sekitar 23 ribu penumpang per hari pada Angkutan Lebaran 2025 menjadi sekitar 25 ribu penumpang per hari pada Angkutan Lebaran 2026," kata General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 16 Maret 2026.
PT KCIC menyediakan 653.888 kursi penumpang dengan total 62 perjalanan Kereta Cepat Whoosh setiap hari. Kapasitas besar tersebut disiapkan demi mengakomodasi seluruh mobilitas masyarakat yang hendak melakukan perjalanan pada musim Lebaran.
KCIC menyiapkan 352 kru operasional berpengalaman untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian perjalanan kereta api tersebut. Para petugas itu mencakup masinis serta teknisi yang telah memiliki sertifikasi resmi dari Kementerian Perhubungan.
KCIC juga menempatkan 551 personel pengamanan untuk memastikan area stasiun maupun jalur kereta tetap dalam kondisi terbaik. Mereka terdiri dari keamanan internal dan didukung penuh oleh aparat TNI-Polri.
Pihaknya mengerahkan 309 petugas posko khusus guna membantu layanan pelanggan selama masa mudik di stasiun. Petugas tersebut ditempatkan pada titik krusial di seluruh area kerja maupun posko pusat Kementerian Perhubungan.
Sistem monitor canggih berupa 1.773 unit CCTV terus beroperasi guna memantau kondisi operasional secara real time. Seluruh kamera pengawas ini tersebar di seluruh stasiun hingga ke bagian dalam rangkaian kereta api cepat.
Pihaknya mengantisipasi risiko gangguan melalui pemasangan tujuh belas sensor angin kencang di sepanjang jalur kereta Jakarta-Bandung. Selain sensor angin, terdapat juga delapan sensor hujan serta enam sensor pendeteksi adanya benda asing tersebut.
KCIC tetap mewaspadai delapan titik banjir serta dua puluh dua titik longsor di sepanjang jalur kereta operasional. Petugas disiagakan penuh selama 24 jam demi menjamin keselamatan perjalanan penumpang selama periode angkutan arus Lebaran.
Berbagai fasilitas pelayanan publik sudah disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi calon penumpang di stasiun Whoosh utama. Fasilitas itu mencakup konektivitas antarmoda, jaringan WiFi gratis, area parkir, serta fasilitas untuk para penumpang berkebutuhan.
“Dengan berbagai kesiapan operasional, dukungan teknologi keselamatan, serta fasilitas layanan yang tersedia, KCIC siap melayani mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran dengan perjalanan Whoosh yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti.