Inilah Empat Pantangan Catur Brata Penyepian di Hari Nyepi

  • 18 Mar 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 akan diperingati pada 19 Maret 2026 dengan suasana hening selama 24 jam.
  • Umat Hindu menjalankan Catur Brata Penyepian, yakni empat pantangan utama yang dimulai pukul 06.00 WITA hingga keesokan harinya.
  • Empat pantangan tersebut meliputi tidak bepergian (amati lelungan), tidak menikmati hiburan (amati lelanguan), tidak menyalakan api (amati geni), dan tidak bekerja (amati karya).

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebentar lagi umat Hindu di Bali akan merayakan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948 pada 19 Maret 2026. Uniknya, Nyepi akan dirayakan sesuai dengan namanya, yaitu menyepi dan sepi.

Menyambut pergantian Tahun Saka dengan menyepi, umat Hindu di Bali akan menjalankan Catur Brata Penyepian. Catur Brata Penyepian bermakna sebagai empat pantangan saat Nyepi.

Pantangan ini harus dilaksanakan pada Hari-H Nyepi selama 24 jam. Catur Brata Penyepian ini dimulai pukul 06.00 WITA, dan akan berakhir keesokan harinya pada pukul 06.00 WITA.

Lantas pantangan apa saja dalam melakukan ibadah tersebut? Melansir dari Bimas Kemenag Hindu, berikut adalah jawabannya.

  • 1. Amati Lelungan

Amati lelungan artinya tidak bepergian. Jadi saat pelaksanaan Nyepi, umat Hindu di Bali bertapa di pura maupun tempat persembahyangan di masing-masing rumah.

Jika ada yang bertapa di rumah, mereka harus berangkat sebelum hari raya Nyepi. Selama melaksanakan tapa brata penyepian, tidak boleh meninggalkan tempat tersebut.

  • 2. Amati Lelanguan

Terdengar mirip dengan amati lelungan, pantangan selanjutnya disebut amati lelanguan. Amati lelanguan ini artinya melarang hal-hal yang berkaitan dengan kama atau nafsu.

Hal-hal yang berkaitan dengan nafsu dilarang, karena dapat mengalahkan akal sehat. Hal-hal yang dilarang misalnya menikmati hiburan berupa lagu-lagu, menonton televisi, dan sejenisnya.

  • 3. Amati Geni

Pantangan selanjutnya disebut amati geni artinya tidak menyalakan api. Api dalam keseharian umat Hindu, dilarang saat Nyepi.

Ini karena api sebagai elemen utama dalam memasak makanan. Larangan menyalakan api demi melancarkan upawasa yang harus dijalani umat Hindu saat Nyepi.

  • 4. Amati Karya

Selama seharian penuh, masyarakat Hindu Bali saat Nyepi dilarang melakukan aktivitas harian. Aktivitas harian yang dilarang misalnya mengerjakan tugas rumah sampai tugas kantor.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....