BSSN Perkuat Ekosistem Keamanan Siber dengan Kolaborasi Quad Helix
- 12 Mar 2026 11:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menegaskan komitmen untuk memperkuat ekosistem keamanan siber nasional. Upaya itu dilakukan melalui kolaborasi Quad Helix atau kolaborasi melibatkan empat pihak, yakni pemerintah, industri, akademisi, hingga komunitas.
Sinergi juga melibatkan media massa sebagai mitra strategis, untuk menyebarkan informasi keamanan siber kepada masyarakat luas. Komitmen itu disampaikan dalam Silaturahmi Ramadan BSSN bersama pimpinan redaksi media di Jakarta, Selasa 10 Maret 2026.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BSSN Berty B. W. Sumakud menilai kolaborasi dengan media sangat penting. Utamanya dalam aspek membangun ketahanan siber nasional.
“Keamanan siber adalah fondasi kepercayaan ekosistem digital nasional. Tanpa ketahanan siber yang kuat, transformasi digital tidak akan berjalan optimal” kata Berty dalam siaran persnya yang diterima, Kamis, 12 Maret 2026.
Kegiatan juga diisi Dialog Keamanan Siber bertajuk CyberTalk, menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi dan pakar komunikasi. Akademisi keamanan siber, I Made Wiryana, menyoroti tiga unsur utama keamanan siber, yakni people, process, dan technology.
“Karena kebijakan serta inisiatif yang muncul, masih kurang memperhatikan unsur people. Maka dari itu literasi serta edukasi keamanan siber menjadi kunci penting, pembangunan keamanan siber nasional” katanya.
Sementara pakar komunikasi Ermiel Thabrani menekankan peran media dalam krisis siber. Ia menilai narasi publik dan respons institusi sangat menentukan persepsi masyarakat saat insiden siber terjadi.
"Pentingnya media membantu penyampaian komunikasi krisis untuk mempertahankan trust ditengah krisis siber yang sering terjadi. Dalam situasi krisis atau insiden siber nasional, cara institusi merespons dan membangun narasi publik juga akan menentukan persepsi masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, BSSN juga memperkenalkan agenda Cyber Resilience and Defense 2026. Forum ini dirancang memperkuat koordinasi menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....