Kang AW Tekankan Tenggang Rasa sebagai Pilar Moral Kehidupan Sosial
- 12 Mar 2026 02:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Bogor - Anggota MPR RI Asep Wahyuwijaya mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira. Hal ini sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila khususnya, sila kedua tentang kemanusiaan yang adil dan beradab.
Hal tersebut disampaikan Asep saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Kampung Febri, Desa Cibatok 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Rabu 11 Marer 2026.
Ia menegaskan bahwa tenggang rasa dan tepa selira merupakan nilai penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan sosial. Terutama, di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks.
| Baca juga: Cerita Siswa Baru Senang Mengikuti MPLS 2026 |
Dalam pemaparannya, Legislator asal Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) itu menekankan, masyarakat perlu terus menumbuhkan empati, menghargai perbedaan. Serta menjaga sikap saling menghormati agar kehidupan bersama tetap harmonis.
“Nilai itu harus hadir dalam perilaku kita sehari-hari, melalui kemampuan untuk memahami perasaan orang lain, menghargai perbedaan, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat. Kita memuliakan sesama manusia karena pada hakikatnya setiap manusia diciptakan dengan martabat yang sama di hadapan Tuhan,” ujar Asep.
Ia menambahkan bahwa sikap tenggang rasa dan tepa selira bukan sekadar etika sosial, melainkan wujud nyata pengamalan nilai kemanusiaan serta ajaran moral yang luhur. “Jika nilai-nilai ini terus kita rawat bersama, maka persatuan, keadaban, dan kekuatan moral bangsa akan semakin kokoh,” kata Asep.
Politisi NasDem yang akrab disapa Kang AW itu juga menilai bahwa masyarakat Indonesia yang majemuk membutuhkan sikap saling menghargai. Agar persatuan tetap terjaga.
Menurutnya, perbedaan latar belakang suku, agama, budaya, maupun pandangan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan. Tetapi justru menjadi kekuatan yang memperkaya kehidupan berbangsa.
“Yang harus kita rawat bukan hanya kesamaannya, tetapi juga kemampuan untuk saling menghormati di tengah perbedaan. Dari situlah tumbuh kepercayaan, persaudaraan, dan kekuatan moral yang menjaga Indonesia tetap utuh,” ucapnya.
Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat. Mulai dari pelaku UMKM, guru, kepala sekolah, pemuda, hingga pengurus Karang Taruna di wilayah Kecamatan Cibungbulang.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta juga aktif menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka terkait penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, Kang AW berharap masyarakat semakin memahami pentingnya Empat Pilar Kebangsaan. Ini sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan nilai kemanusiaan, toleransi. Serta saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata pengamalan Pancasila.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....