Menkomdigi Jelaskan Alasan Akses Medsos Anak Dibatasi
- 11 Mar 2026 13:44 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menekankan, pembatasan usia anak terhadap media sosial (medsos), sangatlah penting. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.
Ditegaskannya hal ini, sebagai langkah untuk mencegah anak kecanduan gim online maupun paparan konten berbahaya di ruang digital. Pembatasan usia anak ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025, yang disebut sebagai PP Tunas.
Melalui aturan tersebut dijelaakannya, pemerintah berkomitmen melindungi anak di bawah usia 16 tahun dari risiko berbahaya platform digital. Penetapan ini diungkapkan Menkomdigi, telah melalui berbagai pembahasan mendalam dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya.
"Usia yang dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial adalah sekitar 16 tahun. Ini bukan keputusan sepihak pemerintah, tetapi hasil diskusi panjang dengan para psikolog, pemerhati tumbuh kembang anak, serta berbagai penelitian mengenai dampak media sosial terhadap perkembangan anak," kata Meutya dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menuturkan bahwa pemerintah menerima banyak masukan dari masyarakat, mengenai meningkatnya risiko penggunaan medsos oleh anak. Seperti dijelaskannya, kecanduan digital, paparan konten negatif, perundungan siber, hingga penipuan daring yang kerap menyasar pengguna usia muda.
Selain itu Menkomdigi menambahkan, perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), turut memperbesar risikonya. Hal ini menjadikan tantangan di ruang digital yang semakin kompleks, dengan kemungkinan manipulasi konten yang sulit di bedakan.
"Dengan perkembangan AI, konten digital akan makin sulit dibedakan antara yang asli dan yang dimanipulasi. Anak-anak tentu akan semakin kesulitan memilah mana informasi yang benar dan mana yang tidak," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....