Menteri Ekraf Apresiasi Rencana Data Center Mandalika, Perkuat Ekosistem Digital

  • 11 Mar 2026 11:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menerima audiensi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal. Dalam pertemuan itu, Menteri Ekraf mendukung keinginan Pemerintah Provinsi NTB untuk menghadirkan lebih banyak intellectual property (IP) event.

Dalam pertemuannya, Teuku Riefky juga mengapresiasi keinginan Pemprov NTB untuk membangun data center berbasis tenaga solar di kawasan Mandalika. Ia menilai data center memiliki peran penting untuk sejumlah subsektor dalam ekosistem ekraf.

"Data center itu mendukung ekosistem digitalnya, ada gig economy atau digital nomad-nya bisa berkembang di Mandalika. Memang salah satu penugasan kita juga untuk mendukung digital nomad, gig economy ini juga dari Menko Perekonomian," katanya, di Kantor Kementerien Ekraf, Selasa 10 Maret 2026.

Selain itu, pihaknya turut mendukung pelaksanaan sertifikasi terhadap event organizer. Melalui hal itu, peggiat event organizer di Provinsi NTB bisa mengikuti pelatihan maupun workshop.

Upaya ini guna mendapatkan pengetahuan dalam menggelar beragam kegiatan berstandar nasional maupun internasional. “Jadi kita bisa mengupayakan agar IP event di NTB bisa muncul yang baru, dengan pameran, musik, seminar,” ujarnya.

Kemudian, Kemenekraf menyambut baik rencana sekolah programming/coding berbasis internasional bersama School 42 secara gratis. Program vokasi ini nantinya menghadirkan talenta-talenta di dunia digital maupun multimedia yang sesuai dengan subsektor di Kementerian Ekraf.

Di sisi lain, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menyambut positif peran Kementerian Ekraf terkait tiga program tersebut. Ia menjelaskan, Pemprov NTB terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif di wilayahnya.

Untuk saat ini, mereka telah melakukan kerja sama dengan Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali. Di antaranya dengan menyepakati membangun super hub untuk memperkuat pembangunan nasional khususnya bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Jadi kita sepakat melakukan integrasi tiga hal yakni pariwisata, ekonomi kreatif dan energi, kita terintegrasi. Arahnya adalah membangun super hub. Kita juga membangun connectivity dari kerja sama ini," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....