Polri-Kementan Optimalisasi Swasembada Jagung

  • 11 Mar 2026 10:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Pertanian memperkuat koordinasi untuk optimalisasi swasembada jagung periode 2025 hingga 2026. Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar mengatakan program penanaman jagung terus diperluas.

Target luas tanam nasional mencapai satu juta hektare. Saat ini realisasi penanaman telah mencapai sekitar 650 ribu hektare.

Pemerintah akan memaksimalkan penanaman agar target tercapai. “Kalau kemarin kita targetkan satu juta hektare jagung, sekarang dimaksimalkan agar bisa tercapai,” ucapnya di Kantor Kementan, Jakarta, Rabu 11 Maret 2026.

Ia mengatakan peningkatan produksi dilakukan dari hulu hingga hilir. Dukungan meliputi modernisasi alat, benih, pupuk, hingga penyerapan hasil panen.

Menurutnya, jagung tidak hanya dimanfaatkan untuk pakan ternak. Komoditas ini juga berpotensi dikembangkan sebagai energi.

Penanaman jagung dilakukan di berbagai jenis lahan. Program ini melibatkan kelompok tani, perhutanan sosial, hingga lahan milik masyarakat.

Sementara itu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengapresiasi dukungan Polri dalam program tersebut. Ia menilai kolaborasi ini membantu meningkatkan produksi jagung nasional.

Menurut Amran, produksi jagung nasional meningkat sekitar satu juta ton. Peningkatan tersebut turut memperkuat ketersediaan pakan dalam negeri.

Ia mengatakan impor pakan saat ini telah mencapai nol persen. Sementara impor jagung untuk industri juga mengalami penurunan.

Angka impor industri turun dari sekitar 1,4 juta ton menjadi sekitar 800 ribu ton. Pemerintah akan terus memperkuat sinergi meningkatkan produksi jagung nasional.

"Terima kasih Kepolisian Republik Indonesia, peningkatannya produksi kita meningkat 1 juta ton, dan itu tidak mudah. Kemudian kita swasembada pakan, 0 persen impor," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....