Konflik Amerika-Israel dengan Iran, Komisi IV DPR Was-Was Harga Pangan Meroket
- 11 Mar 2026 08:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa was-was, harga pangan nasional meroket. Hal tersebut, menyoroti konflik geopolitik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran yang semakin memanas di Timur Tengah.
Politikus PKS ini mengingatkan, dampak konflik geopolitik Timur Tengah tidak hanya terhadap migas. Tetapi juga, mengancam stabilitas pangan nasional.
"Dampak dari perang Iran, Israel dan keterlibatan Amerika ini perlu diseriusin untuk diamati oleh pemerintah. Dampak harga minyak dunia akan berpengaruh kepada biaya distribusi dan juga biaya produksi pangan kita," kata Johan dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menekankan, persoalan di lapangan tidak hanya soal jumlah pasokan pangan. Tetapi juga, persoalan distribusi dan stabilitas harga pangan terancam meroket.
"Kalau tidak diantisipasi, walaupun punya stok (pangan) banyak, cukup stok untuk dalam situ. Tapi persoalannya kan terjadi lonjakan harga di pasar-pasar, salah satu sebabnya adalah tidak meratanya distribusi kita," ucap Johan.
Oleh karenanya, menurutnya, kenaikan harga minyak akan memperbesar biaya logistik. Sekaligus, berpotensi menghambat penyaluran bahan pangan ke berbagai daerah.
"Jika tidak diantisipasi sejak dini, dapat memperburuk disparitas harga antarwilayah. Dengan meningkatnya harga minyak, maka juga ini akan nanti berdampak kepada terhambatnya distribusi kita," ujar Johan.
Sebelumnya diberitakan, pemerintah memastikan, pasokan pangan nasional tetap terjaga. Stabilitas pangan dipertahankan meski dunia menghadapi ketegangan geopolitik Timur Tengah.
Ancaman perubahan iklim juga menjadi perhatian pemerintah. Seperti, fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi tahun 2026 ini.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan, pangan nasional aman. Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi.
Ia mengatakan pemerintah menghadapi dua tantangan besar seperti adalah geopolitik global dan potensi El Nino. “Dua kondisi ini harus kita jawab bersama,” ucap Andi Amran Sulaiman dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat 6 Maret 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....