'Halo Pak Dody' jadi Wadah Aduan Publik Kementerian PU
- 07 Mar 2026 12:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membuka kanal pengaduan publik bernama 'Halo Pak Dody'. Kanal ini menampung laporan masyarakat terkait pelayanan di Kementerian Pekerjaan Umum.
Dody mengatakan, banyak laporan masyarakat sebelumnya masuk melalui media sosial pribadinya. Aduan dikirim melalui Instagram, WhatsApp, hingga email.
“Saya yakinkan sudah ada tim yang memonitor dan merespons laporan ini. Pengelolaan laporannya juga berada di bawah Inspektorat Jenderal," kata Dody Media Gathering di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.
Menurutnya, masyarakat dapat mengirim pengaduan melalui pesan langsung Instagram. Laporan tersebut kemudian diarahkan ke portal Halo Pak Dody.
Tautan portal juga tersedia pada profil akun media sosialnya. “Setelah DM di Instagram, masyarakat akan diarahkan ke link portal Halo Pak Dody," ujarya.
Melalui kanal ini masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pengaduan terintegrasi. Layanan mencakup informasi mudik, pengaduan pelanggaran, dan pengaduan umum.
Portal juga menyediakan akses menuju sistem pelaporan resmi pemerintah. Hal ini bertujuan memudahkan masyarakat menyampaikan laporan secara langsung.
Dody mengatakan, pihaknya menyiapkan layanan pengaduan terkait kondisi jalan saat mudik. Pengaduan jalan dapat disampaikan melalui Command Center Bina Marga.
“Terkait mudik, kami menyiapkan Command Center Bina Marga untuk keluhan jalan,” ujarnya. Selain itu tersedia layanan WhatsApp untuk pelayanan umum.
Kementerian PU juga membuka narahubung khusus untuk laporan dugaan pelanggaran. Laporan tersebut langsung diproses oleh Inspektorat Jenderal kementerian.
Ia memastikan laporan akan segera diproses oleh tim pengawas internal. “Yang baru adalah narahubung WhatsApp untuk melapor berbagai pelanggaran,” kata Dody.
Dody mengimbau masyarakat menyertakan bukti atau data pendukung dalam laporan. Hal itu penting agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat.
Data tersebut membantu proses pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal. “Saya mohon masyarakat menyiapkan data pendukung saat melaporkan sesuatu,” ujarnya.
Sementara itu, Kementerian PU menyiapkan langkah strategis menghadapi mudik Lebaran 2026. Upaya ini dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar mengatakan, enam strategi telah disiapkan. “Kami telah menyiapkan enam strategi utama untuk mendukung kelancaran mudik,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....