Program MBG Ramadan 2026 Dikeluhkan, Komisi IX DPR Minta BGN Turun Gunung

  • 04 Mar 2026 13:14 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz menyoroti, keluhan masyarakat terkait MBG selama Ramadan 2026. Politikus PKB ini menekankan, BGN harus segera mengevaluasi menyeluruh temuan menu MBG yang jauh dari standar gizi.

Neng Eem menegaskan, Ramadan 2026 seharusnya menjadi momentum peningkatan kualitas asupan bagi anak-anak yang berpuasa. Jadi, bukan justru menjadi alasan penurunan standar.

"Jangan sampai program ini justru menimbulkan keluhan dan kekecewaan di masyarakat. Ramadan bukan alasan untuk menurunkan kualitas, justru harus menjadi momentum meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak,” kata Neng Eem dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Oleh karenanya, ia menyayangkan, munculnya laporan dari berbagai daerah mengenai paket MBG yang nilai ekonominya tidak menyentuh angka Rp10.000. Neng Eem menekankan, persoalan ini bukan sekadar masalah tampilan yang tidak menarik.

Melainkan, kata Neng Eem, merupakan indikasi adanya ketidakpatuhan terhadap pedoman anggaran dan standar kalori nasional. “Jika ditemukan ketidaksesuaian, harus ada pembinaan hingga sanksi administratif bagi SPPG, jangan sampai keluhan masyarakat dianggap angin lalu,” ucap Neng Eem.

Sebagai langkah konkret, Politisi PKB ini meminta, BGN segera menyusun standar khusus menu Ramadan 2026. Standar ini harus mencakup daya tahan makanan agar tetap layak dikonsumsi saat berbuka.

“Anak-anak yang berpuasa tetap membutuhkan asupan bergizi seimbang untuk menjaga kesehatan dan konsentrasi belajar. Kami butuh langkah cepat agar ada kejelasan komposisi gizi dan nilai kalori yang cukup,” ujar Neng Eem.

Diketahui, laporan tersebut muncul dari sejumlah daerah, salah satunya di Kabupaten Kudus. Orang tua siswa mengeluhkan paket MBG yang hanya berisi kacang goreng, roti abon, susu kotak kecil, telur rebus, dan sebutir jeruk.

Kondisi serupa terjadi di Lumajang. Di mana siswa hanya menerima susu 125 ml, telur asin, dan jeruk yang masih mentah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....