Kabar Gembira, Pemerintah Naikkan Anggaran Tunjangan Guru di Tahun 2026

  • 03 Mar 2026 09:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.iD, Tangerang - Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp14,1 triliun rupiah untuk berbagai tunjangan guru di tahun 2026. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Suharti mengatakan, jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp12,48 triliun.

"Kami untuk tahun 2026 ini menyediakan 14,1 triliun untuk berbagai tunjangan guru. Jumlah ini meningkat sebesar dari tahun sebelumnya,” kata Suharti dalam Dialog Kebijakan Kemendikdasmen bersama Fortadik di Tangerang, Banten, Senin, 2 Maret 2026.

Jumlah tersebut di antaranya, untuk tunjangan profesi guru non-ASN sebesar 11,58 triliun dan tunjangan khusus untuk non-ASN, sekitar 723,5 miliar. Sementara untuk insentif guru non-ASN meningkat menjadi Rp1,8 triliun di tahun 2026.

Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut menunjukkan perhatian serius kementerian terhadap kesejahteraan guru. Baik untuk guru ASN maupun non-ASN.

Sementara untuk guru ASN di daerah, kata Suharti, alokasi anggaran tunjangan pada 2026 mencapai Rp74,76 triliun. Jumlah tersebut juga naik dibandingkan 2025 sebesar Rp 70,06 triliun.

"Jadi itu mencakup tunjangan profesi guru, tunjangan khusus guru, dan juga dana tambahan penghasilan guru. Semuanya melalui skema DAK non-fisik,” katanya, menjelaskan

Tidak hanya itu, lanjut Suharti, pemerintah juga sedang membahas penambahan anggaran untuk program revitalisasi sekolah dan penyediaan Interactive Flat Panel (IFP). Di mana untuk pengadaan tiga unit IFP per sekolah masih dalam proses pembahasan bersama Kementerian Keuangan.

"Kami mendapatkan berbagai tambahan anggaran termasuk misalnya untuk revitalisasi serta pembelian IFP dan sebagainya. Sehingga total anggaran Kemendikdasmen tahun 2025 meningkat menjadi 64 triliun,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....